Diduga Dana Covid 19 di Desa Bumi Raya Tidak Tepat Sasaran

400

Lampura,sinarpagiindonesia.com – Diduga adanya penyelewengan dana penanganan covid19/corona yang dilakukan oleh salah satu oknum Kepala Desa ,di Kabupaten Lampung Utara khusus nya di Kecamatan Abung Selatan,bagi warga yang terdampak Covid-19

Beberapa warga saat di konfirmasi mereka mempertanyakan khusus nya di desa tempat mereka tinggal kurang nya kepedulian aparat desa tentang penanganan wabah Covid 19

” Yang mana kita ketahui pak bahwa wabah penyakit corona/covid 19 ini sudah mendunia Tapi kenapa di tempat kami khusus nya Desa Bumi Raya aparat-aparat desa malah enggan perduli dengan wabah Covid19 ini.

Didesa lain di setiap pintu masuk desa nya ada posko pencegahan covid19 sedangkan di Desa Bumi Raya tidak ada 1 pun posko yang berdiri dan beroperasi” ujar salah satu warga

Selama adanya wabah covid19 di desa bumi raya baru di lakukan 1 kali penyemprotan disinfektan itu pun sebelum bulan ramadhan , masyarakat mempertanyakan masalah penyaluran dana covid 19 ini yang di anggap tidak tepat sasaran” tambah nya

Sedangkan menurut anjuran dari pemerintah pusat aparatur desa wajib memperhatikan keselamatan serta kesehatan warga2nya dengan melakukan pencegahan agar peyebaran virus covid19 ini tidak menyebar luas di masyarakat.

Namun kepala desa bumi raya dan aparat- aparat nya di anggap tidak memperdulikan himbawan yang ada dari pemerintah terkait penyebaran wabah virus corona/covid19 yang tengah terjadi di masyarakat
Mereka seakan tutup mata dan telinga selama pandemi covid19 ini terjadi dimasyarakat.

Menurut penelusuran dan pengawasan yg di lakukan oleh TIM INVESTIGASI LSM GEMPUR. membenarkan pernyataan warga desa bumi raya dengan tidak ada nya kepedulian aparatur desa tentang penyebaran wabah covid19 ini dan membenarkan bahwa tidak adanya 1 titik pun posko covid19 yang berdiri dan beroprasi layaknya seperti di desa2 lain.

Masyarakat pun berharap kepada Bpk.PLT BUPATI LAMPUNG UTARA untuk menegur oknum kepala desa bumi raya beserta aparat-aparat nya agar lebih sigap lagi dalam menangani penyebaran virus corona/covid19.(spi/ajp/red)