6 Jam Srungi Sungai,Satgas 641 Evakuasi Lansia Penderita Stroke

46

Sanggau,sinarpagiindonesia.com – Pengabdian tanpa batas di tengah pandemi Covid-19 terus dilakukan Satgas Pamtas Yonif Raider 641/Beruang. Seperti dilakukan oleh Personel Pos Guntembawang mengevakuasi Lansia penderita Stroke, warga Dusun Gunjemak, Desa Entikong, Kec. Entikong, Kab. Sanggau.

Evakuasi terhadap warga bernama Lorensius O’ok, bermula dari informasi yang disampaikan oleh Kepala Dusun yang memberitahukan bahwa ada warganya yang mengalami sakit stroke. Kondisi kesehatan Lorensius O’ok yang telah menderita stroke cukup lama semakin lemah dan kesadarannya menurun.

Selama ini Lorensius memang hanya melakukan pengobatan seadanya di rumah dan dirawat oleh keluarganya,” kata Dansatgas Pamtas Yonif R-641/Bru, Letkol Inf Kukuh Suharwiyono, di Pos Kotis Entikong, Sanggau.

Lanjutnya mengatakan, dengan kondisi tersebut, personel kesehatan Pos Guntembawang mendatangi rumah Lorensius O’ok untuk melakukan pemeriksaan medis dan meyakinkan kondisi kesehatannya. Setelah proses pemeriksaan selesai, Lorensius dievakuasi ke Puskesmas Entikong untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Masih Dansatgas, evakuasi dipimpin oleh Serda Roy Martin bersama beberapa anggota dan warga setempat dengan menggunakan sampan yang membutuhkan waktu enam jam untuk sampai ke Puskesmas Entikong.

“Letak fasilitas kesehatan terdekat berjarak sekitar 70 kilometer. Evakuasi tidak memungkinkan melintasi jalan darat karena kondisi jalan yang berlumpur dan licin setelah diguyur hujan seharian,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, setiap prajurit harus mengabdikan dirinya untuk masyarakat. TNI harus dapat menjadi solusi dalam mengatasi setiap kesulitan yang dihadapi masyarakat disekitarnya. Saya berharap kegiatan mulia ini menjadi contoh bagi pos-pos pengaman perbatasan yang lain.

“Berikan kesan yang terbaik untuk rakyat dan kehadiran kita di perbatasan harus dapat membawa manfaat bagi rakyat,” kata Dansatgas mengakhiri. (Pendam XII/Tpr)Spi/dng