Gas langka, Walikota Edi Kamtono Akan Tanya Petamina

149

Pontianak, www.sinarpagiindonesia.com – Pernyataan Wakil Walikota Pontianak Bahasan di sebuah media lokal, ditanggapi keras oleh masyarakat pengguna gas elpiju 3 kg ini. “Gas 3 kg kami beli sampai antri begini kok di bilang tak langka oleh pak Wakil Walikota”, ujar bu Ida warga BTN jeruju kepada sejumlah wartawan hari ini (23/07)

Seperti di ketahui Wakil Walikota Pontianak Bahasan menyebut berita kelangkaan gas 3 kg di media sosial (medsos) adalah hoax. Hal ini sangat bertolak belakang dengan fakta di lapangan.

Kenyataan nya, dari pantauan awak media di lapangan tadi pagi Kamis (23/07/20) puluhan warga antri gas 3 kg di SPBU di jalan Martadinata.

Bahkan Walikota Pontianak Edi Kamtono ketika di hubungi wartawan di kantornya Kamis sore (23/07) membenarkan adanya informasi tentang kelangkaan gas elpiji 3 kg atau lebih di kenal dengan gas melon ini.

Saat di cegat awak media ketika keluar kantor Edi Kamtono mengatakan akan segera mengecek informasi kelangkaan gas melon ini.

“Saya akan segera ke Pertamina sekarang untuk mengecek kenapa warga sampai antri membeli gas 3 kg ini”, ungkapnya.

Menjawab pertanyaan wartawan Edi mengatakan bila ada permainan dalam penyaluras gas 3 kg ini, maka yang berhak menjatuhkan sanksi kepada distributornya adalah pihak Pertamina.

“Kalau pemkot paling hanya ijin tempat usahanya saja bisa kita cabut”,ujarnya. (Spi/Ramsyah)