KPK Periksa 63 Kepsek di Riau Terkait Pemerasan Oknum Jaksa

129

Pekanbaru, www.sinarpagiindonesia.com KPK dikabarkan tengah memeriksa puluhan Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang disebut korban pemerasan oknum jaksa Kabupaten Inhu Riau, hari ini, Kamis 13/8/2020 di salah satu Hotel berbintang di Pekanbaru.

Pemeriksaan oleh KPK ini buntut dari kasus pemerasan dan penyalahgunaan wewenang yang diduga dilakukan oleh oknum Kejaksaan Negeri (Kejari) Inhu, yang menyebabkan seluruh kepala SMP negeri di Inhu mengundurkan diri beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal itu Forum Masyarakat Bersih Anti Korupsi Riau, Formasi Riau menyebutkan bahwa pihaknya akan terus Memantau Pengusutan Ini.

Hal itu disebutkan Oleh Direktur Formasi Riau DR Muhammad Nurul Huda SH MH melalui WhatsAppnya pada Kamis 13/8/20.

Formasi riau terus memantau pengusutan ini. Kami meminta KPK menuntaskan dugaan pemerasan tersebut” ucapnya.

Ditambahkan oleh DR Muhammad Nurul Huda SH MH yang juga Dosen hukum pidana Universitas Islam Riau itu, bila dalam pemeriksaan KPK itu menemukan alat bukti maka pegiat anti Korupsi Riau DR Muhammad Nurul Huda SH MH meminta perkaranya di bawa ke pengadilan korupsi.

“jika memang alat bukti cukup, kami ingin perkara dugaan pemerasan ini dibawa ke pengadilan korupsi” imbuhnya lagi.

Bukan tanpa alasan, menurut pria yang akrab disapa DR Huda, terkait kasus yang terjadi di Inhu Riau itu, rakyat berharap oknum jaksanya diseret ke pengadilan dan ditegakkan hukum yang adil.

“Karena memang rakyat riau berharap oknum jaksa ini diseret ke pengadilan. tegakkan hukum dengan adil” tutupnya. (spi/bbg)