Kepala Kampong Lae Oram Saksikan Pembagian Bibit Padi Unggul Kepada Anggota Kelompok Tani Melati

153

Subulussalam, www.sinarpagiindonesia.com – Dinas Pertanian dan Perkebunan kota Subulussalam (Distambunkan) membagikan bibit padi unggul bermutu tinggi merk ( KJM), dengan Berat 10 kg/saks kepada anggota kelompok tani melati di depan Gudang kelompok tani melati di saksikan oleh kepala kampong mentri tani kepala BPP dan penyuluh, jumat 14/8/2020.

Sebelum pembagian bibit padi unggul bermutu tinggi yang di serahkan kepada anggota kelompok tani melati sebanyak 20 KK tersebut. Sebagai mentri tani, Pak Nurman memberikan arahan dalam tata cara bercocok tanam padi adalah jika anggota kelompok tani mempunyai lahan seluas 1 htr maka boleh di tanam sebayak 40 kg atau 4 saks.

Cara cocok tanam sesuai dengan petunjuk kementrian pertanian Republik Indonesia agar sesuai dengan pertumbuhan tanaman tersebut. Jika kekurangan bibit pihak Distambunkan tetap memberikan tambahan bibit, ujarnya.

Kepala kampong Lae Oram, Asriadi Bancin dalam arahannya kepada kelompok Tani Melati yang ada di wilayah Secawan, dia berharap terhadap anggota kelompok Tani Melati jika ada warga dari luar Kampong Lae Oram ikut serta menjadi anggota kelompok tani di secawan, hal itu tidak boleh di permasalahan asalkan dia betul betul memiliki niat untuk bertani. Karena kita Kampong Lae oram ini , termasuk lokasi pertanian.

” Sebagai mana wilayah di secawan dulu tergolong tempat cetak sawah yang kita kelola bersama dengan Kodim Subulussalam, maka saya berharap kepada anggota Kelompok Tani Melati agar benar-benar menjadi contoh dalam menjalankan, juga saat ini mengenai evaluasi ketua kelompok akan di kembalikan ke Secawan yang sudah kita musyawarah di musholla sampai dua kali. Saya berharap kepada ketua kelompok agar betul betul mengontrol pertanian di Secawan jangan ada yang ribut maka butuh legalitas anggota kelompok yang jelas dari kelompok mana dia”, kata Asriadi.

Asriadi selaku kepala kampong Lae Oram kecamatan simpang kiri kota subulussalam secara tegas mengatakan, bantuan bibit padi ini bukan dari dana desa, tapi yang kita bagikan tersebut adalah dari Pemerintah kota Subulussalam. Melalui Distambunkan kota Subulussalam, maka bibit padi yang sudah di serahkan benar-benar di tanam. Sebagai himbauan, jika ada anggota kelompok tani tidak menanam akan di tarik kembali.

“Saya berharap kepada ketua kelompok tani masing masing agar jelas lahan dan cp cplnya kita di kampong Lae Oram sudah berdiri tiga kelompok tani. baik itu melati, sencawan dan suka maju. maka perlu legalitas anggota” ujarnya.

Jikalau nantinya ada peninjauan dari dinas pertanian kota Subulussalam baik Dirjen kementrian pertanian agar ketiga  kelompok tani boleh di tunjukkan satu persatu masing masing kelompok tani nya, ujar kepala kampong.

Dalam pembagian bibit padi mutu tinggi turut hadir mentri tani Bapak Nurman, Kepala BPP kecamatan simpang kiri Kusmiran, SP, Kepala Kampong Lae Oram Asriadi Bancin, Babinsa Sertu Dedi P, Penyuluh Riduan Munte, dan ketua kelompok tani melati Ibrahim. (spi/sjp)