Kasek SMPN 1 Penanggalan Serahkan Sertifikat Piagam Penghargaan Belajar Daring Selama Covid 19 Kepada Siswa Dewan Guru

123

Subulussalam, www.sinarpagiindonesia.com –  Selama Masa situasi Penyebaran Wabah Pandemi virus coronavdi seluruh Indonesia, termasuk wilayah provinsi Aceh, Pemerintah pusat dan daerah mengintruksikan kepada setiap sekolah meliburkan siswa.

Tidak masuk sekolah seperti biasanya belajar bertatap muka dengan guru , untuk mengantisipasi penyebaran Covid 19, dan sekaligus memutus mata rantai Covid 19, semenjak 16 Maret 2020 di kota Subulussalam.

Selang beberapa minggu Proses Belajar Mengajar (PBM) secara tatap muka dengan siswa di sekolah, maka pemerintah daerah dan Disdikbud kota Subulussalam merekomendasikan ke setiap sekolah di wilayah kota Subulussalam untuk melakukan pembelajaran jarak jauh.(PJJ) dengan jaringan internet melalui HP Android siswa masing masing  dari bidang studi guru mata pelajaran seperti sistem daring, class room, Vicon dan juga melalui proses pembelajaran sistem informasi siaran radio.

Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Penanggalan  kecamatan penanggalan kota Subulussalam Buyung Berutu, S.pdi menjelaskan kepada wartawan www.sinarpagiindonesia.com Senin 31/9/2020 Saat penyerahan piagam penghargaan pada kegiatan kawah kepemimpinan pelajaran (KKP) jenjang Sekolah Menengah Pertama Negeri Tahun 2020 yang diselenggarakan pada 10-11 Agustus 2020 dan dewan guru secara dalam jaringan (Daring) melalui Virtual  Meeting Seluruh Indonesia.

Bahwa Piagam Penghargaan  ini dinas pendidikan dan kebudayaan kota Subulussalam, Provinsi Aceh menunjuk SMPN 1 Penanggalan untuk mewakili secara Daring tingkat SMP Sekota Subulussalam yang di berikan Kemendikbud kepada siswi yang Kreatif sebagai peserta Daring adalah, Vifia Alfa Christy Saragih, dan dewan guru sebagai pendamping Virtual Meeting  adalah, Sariana Siahaan S.pd. dalam penyerahan piagam penghargaan Virtual Meeting ini menjadi suatu bentuk peningkatan bagi siswa belajar secara jarak jauh. Maka melalui (Daring), Pembelajaran jarak jauh dengan dewan guru dapat menerapkan konsep pembelajaran secara efektif kata  Kasek. (spi/sjp)