Pertamina Terus Awasi Pendistribusian dan Harga Jual Gas LPG 3 Kg Bersubsidi di Masyarakat

68

Pontianak, www.sinarpagiindonesia.com – PT. Pertamina (Persero) Kalimantan Barat berjanji akan tetap terus mengawasi dan memantau harga jual serta distribusi gas LPG 3 kg bersubsidi di masyarakat, walau keluhan gas langka sudah tak terdengar lagi.

Penegasan itu di sampaikan Sales Branch Manager PT.Pertamina (Persero) Wilayah Kalimantan Barat Farid Akbar menjawab pertanyaan Awak media di kantornya Kamis siang (03/09/20).

Seperti diberitakan sebelumnya, sebulan lalu sempat heboh langkanya gas LPG 3 kg subsidi di tengah masyarakat , bahkan gubernur Kalbar H.Sutamidji sempat memberi ultimatum kepada Pertamina Kalbar agar menjaga stabilitas harga gas dan pendistribusiannya di beri waktu lima hari dan jangan sampai ada antrian panjang.

Berkat kerja keras Pertamina di bawah komando Wedi Sales Area Manager Kalbar, tak nampak lagi antrean panjang seperti sebelumnya dan harga gas d pangkalan masih stabil yakni Rp 16.500 pertabung 3 kg.

Ketika di konfirmasi adanya harga gas LPG 3 kg subsidi di tingkat pengecer di wilayah pedesaan di kabupaten Kubu Raya yang mencapai Rp 40 ribu, Farid menjelaskan kalau di tingkat pengecer bukan kewenangannya untuk menindaknya. “Itu kewenangan aparat pemda, satpol PP dan kepolisian”, jelasnya.

Hasil pemantauan media ini beberaoa hari lalu, harga juag gas LPG 3 kg subsidi di daerah Retok, Kubu Padi dan sebagian Sungai Ambawang di tingkat pengecer mencapai Rp 40 ribu , “Bahkka pada idul adha lalu mencapai Rp 60 ribu”, ujar seorang warga Kubu Raya.

Menurut Farid, pangkalan resmi di bawah pengawasan Pertamina tidak di benarkan menjual lebih dari Rp 16.500 per 3 Kg LPG . “Segera laporkan kami, bila ada pangkalan menjual melebih harga resmi, nanti akan kami tegur”, ujarnya.

Pihaknya, menurut Farid selalu turun kelapangan memantau pangkalan yang mendistribusikan gas ke masyarakat. “Kami juga merazia setiap rumah makan, bila menggunakan gas LPG 3 kg subsidi akan diambil tindakan tegas, karena merek tidak boleh menggunakan gas 3 LPG subsidi”.(spi/dng)