GNPK-RI Akan Kawal Kasus Dugaan Korupsi Proyek Sambas Dan Mempawah

31

Pontianak,sinarpagiindonesia.com – Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia Kalimantan Barat (PW GNPK-RI KALBAR) Ellysius Aidy menyatakan akan mengawal kasus dugaan korupsi yang sedang di tangani kepolisian Polda Kalbar terkait pembangunan proyek di Sambas dan di Mempawah yang melibatkan kontraktor berinisial Jon serta Suk dari kantor dinas PUPR provinsi Kalimantan Barat.

Penegasa ini di sampaikan Aidil di kantornya Sabtu siang (17/10/20) menjawab pertanyaan Sinarpagiindonesia . com menyusul penggeledahan kantor Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Barat dan kantor milik kontraktor Jon di jalan Sumatra Pontianak belum lama ini.

Aidil juga berharap jangan sampai kasus ini menguap begitu saja. “Ibarat kata orang Pontianak, sungai tak berhulu”, tandasnya.

Dia minta agar kasus ini di buka secara transparan agar publik tahu sampai sejauhmana hasil pemeriksaan pihak kepolisian, setelah memeriksa Suk dari Dinas PUPR Provinsi Kalimantan dan Jon dari perusahaan pemenang lelang. “Karena dana tersebut bersumner dari keuangan negara yang telah diatur penggunaannya”, ungkap Aidil.

“Kami sebagai masyarakat harus tahu juga perkembangan pemeriksaan dalam kaitan kasus dugaan korupsi proyek pemerintah ini”, ujar Aidil.

Aidil juga berharap bukan kasus ini saja, tapi juga kasus kasus lainnya yang di tangani pihak kepolisian agar di buka ke publik, biar kami juga tahu perkembangan kasus kasusnya”, tambahnya.

“Jadi jangan ada istilah pilih kasih , atau tebang pilih”, ujarnya.

Aidil juga minta agar kepolisian berani mengungkapkan kebenaran, dan sebaliknya juga jangan takut pula bila tak cukup bukti dalam penanganan kasus, buka juga ke publik”, paparnya.

“Sehingga di masyarakat tidak ada kecurigaan terhadap kasus kasus yang ditangani pihak kepolisian, dan hasil kerja polisi”, ungkapnya(Spi/dng)