Ojol di Medan Demo Solidaritas Untuk Affan Kurniawan: “Jangan Lindas Kami”


Medan, www.sinarpagiindonesia.com – Ratusan orang menggelar aksi demonstrasi lanjutan di luar gedung DPRD Sumatera Utara, Kota Medan, pada Jumat (29/8/2025). Massa kali ini bukan hanya berasal dari kalangan mahasiswa, namun juga para driver ojek online (ojol).

Selain sindiran terhadap para pejabat dan aparat, aksi yang berlangsung juga diwarnai dengan teriakan “pembunuh”.

Ngab (30), bukan nama sebenarnya, berinisiatif gabung ke aksi ini karena ikut tersakiti sekaligus geram melihat nasib tragis yang dialami Affan Kurniawan (21), pengemudi ojek online yang tewas dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di Jakarta pada Kamis (28/8/2025) malam. Ngab sendiri memiliki pekerjaan yang sama dengan korban.

Dengan poster bertulisan “Jangan Lindas Kami” yang ditempel di belakang jaket kerjanya, Ngab (30) datang ke lokasi aksi membawa setumpuk kecewa.

“Tentu merasa terpukul. Walaupun kami beda kota, tapi kami teman satu perjuangan, tahu juga rasanya hidup di jalan,” ujar Ngab.

massa masih terus berdatangan lokasi. Jumlahnya diperkirakan sudah mencapai 200-300 orang. Sedangkan di pihak aparat, jumlah personel kepolisian tak berseragam juga tak kalah banyak.

Amatan di lapangan, pedemo masih berorasi dan meminta aparat kepolisian agar tidak menghalang-halangi mereka masuk ke dalam kompleks gedung DPRD Sumatera Utara.

Selain membagi-bagikan minuman gratis bagi massa, pedemo juga terlihat tetap menjaga kebersihan dengan mengumpulkan sampah yang berserakan di lokasi aksi. Mereka juga langsung berhenti ketika azan ashar berkumandang.

“Biarkan kami masuk ke gedung dewan ini, kami tidak punya masalah dengan polisi, silakan menyingkir,” ujar orator aksi.

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *