Home / Semua Berita / Sumut / 14 Wilayah Sumut Masih Transisi Darurat ke Pemulihan Pascabencana, Ini Fokus BNPB

14 Wilayah Sumut Masih Transisi Darurat ke Pemulihan Pascabencana, Ini Fokus BNPB

Sumut, www.sinarpagiindonesia.com – Sebanyak 14 wilayah administrasi setingkat kabupaten dan kota di Provinsi Sumatra Utara (Sumut) masih berada pada status transisi darurat ke pemulihan. Demikian pula pemerintah provinsi juga berstatus sama untuk menyikapi kondisi pascabencana hingga 31 Maret 2026 nanti.

Keempat belas wilayah dengan status transisi darurat ke pemulihan yaitu Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Sibolga, Humbang Hasundutan, Pak Pak Bharat, Nias Selatan, Padang Sidempuan, Mandailing Natal, Langkat, Deli Serdang, Batubara, Medan dan Binjai.

Pada fase transisi darurat ke pemulihan pemerintah pusat melalui BNPB tetap menyalurkan bantuan pangan dan non-pangan ke lokasi terdampak. Prioritas pada tahap ini memfokuskan pada sektor hunian dan transportasi, seperti jalan dan jembatan, energi dan air bersih.

Perbaikan darurat di wilayah terdampak terus dikebut pemerintah pusat dan daerah yang dibantu TNI dan Polri. Misalnya di Kabupaten Tapanuli Tengah, akses transportasi masih ada yang terganggu.

Laporan BNPB pada hari ini, Minggu (11/1) hingga pukul 15.00 WIB, akses Tapanuli Tengah ke Tapanuli Selatan dapt dilalui kendaraan roda dua atau jenis kendaraan ringan lain.

Jembatan Anggoli di kabupaten tersebut sudah dapat diakses oleh warga, sedangkan jembatan Garoga masih dalam proses pengerjaan. Di wilayah ini, pemerintah dan PLN terus mengupayakan pemulihan jaringan listrik, seperti area layanan di ULP Barus dan Sobolga Utara. Demikian pula untuk air bersih, jaringan suplainya sekitar 78 persen. Pemerintah mengupayan untuk menopang kebutuhan air dengan pembuatan sumur bor.

Sementara itu, dengan status transisi darurat ke pemulihan, pemerintah daerah juga telah menyiapkan sektor hunian yang menandai fase pemulihan.

Hunian sementara (huntara) disiapkan bagi keluarga yang rumahnya rusak berat. Skema lain yang diberikan pada situasi tersebut yaitu dengan dana tunggu hunian.

Masih dalam konteks fase transisi, BNPB tetap mendistribusikan bantuan. Melalui Bandar Udara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumut, bantuan disalurkan kepada wilayah, baik di Sumut maupun Aceh.

Pada hari ini, Minggu (11/1), Pos Logistik Kualanamu menyalurkan 60 ton bantuan menuju sejumlah wilayah, yaitu Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Utara, Nagan Raya dan Tapanuli Selatan. Tonase bantuan diangkut dengan 20 armada truk dari gudang logistik Kualanamu.

Fase transisi darurat ke pemulihan ini merupakan tahap terakhir dari status kedaruratn bencana yang selanjutnya diteruskan kepada fase rehabilitasi dan rekonstruksi atau pemulihan pascabencana. Meskipun masih di fase transisi, beberapa wilayah telah mengupayakan dengan pembangunan hunian tetap sebagai langkah percepatan dalam percepatan penanganan dan langkah terbaik untuk masyarakat terdampak bencana.

(spi/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *