Samosir, www.sinarpagiindonesia.com – Dalam rangka mendukung program swasembada jagung tahun 2026, jajaran Polres Samosir melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 di wilayah Kabupaten Samosir.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Samosir Kompol Briston A. M. Napitupulu, S.T., S.I.K. pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di Dusun III, Desa Simarmata, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir.
Kegiatan penanaman jagung ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional, khususnya dalam upaya mewujudkan swasembada jagung pada tahun 2026.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir para Pejabat Utama (PJU) Polres Samosir, Kapolsek Simanindo, Danramil Simanindo, serta perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten Samosir yang diwakili Kabid Penyuluhan Saut Manik. Hadir pula Pj. Ketua Bhayangkari Cabang Samosir Ny. Lala Briston Napitupulu beserta pengurus Bhayangkari Cabang Samosir, serta Kepala Desa Simarmata Alboin Sinaga.
Kegiatan ini juga melibatkan berbagai kelompok tani di Desa Simarmata, di antaranya Kelompok Tani Tunas Muda, Maju Tani, Sinur Gabe Sada, Sinur Gabe Dua, Sinur Gabe Tolu, Karya Tani, Lamtama, Galungan Tani, Anggrek, dan Asi Niroha.
Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 14.30 WIB dengan mengikuti Zoom Meeting penanaman jagung serentak yang dilaksanakan secara nasional. Selanjutnya, pada pukul 15.30 WIB dilakukan penanaman jagung secara simbolis oleh Wakapolres Samosir bersama para tamu undangan.
Adapun lahan yang digunakan untuk penanaman jagung seluas kurang lebih 1 hektar, dengan jumlah bibit jagung yang ditanam sebanyak 15 kilogram dari jenis P32/Pioneer.
Usai penanaman simbolis, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama serta penyampaian ucapan terima kasih oleh Wakapolres Samosir kepada seluruh tamu undangan dan perwakilan kelompok tani yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 oleh Polres Samosir ini berakhir sekitar pukul 15.50 WIB dan berlangsung dengan aman, tertib, serta lancar. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Kabupaten Samosir.
(spi/fs)










