Home / Semua Berita / Sumut / Presiden Prabowo Sambut Tahun Baru 2026 Bersama Pengungsi Bencana di Tapanuli Selatan

Presiden Prabowo Sambut Tahun Baru 2026 Bersama Pengungsi Bencana di Tapanuli Selatan

Tapanuli Selatan, www.sinarpagiindonesia.com – Presiden Prabowo Subianto merayakan pergantian Tahun Baru 2026 bersama para pengungsi korban banjir dan longsor di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Kamis (1/1/2026) dini hari.

Prabowo tiba di lokasi pengungsian pada Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 23.32 WIB. Ia didampingi sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, antara lain Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Menteri Luar Negeri Sugiono.

Di hadapan para pengungsi, Prabowo menyampaikan ucapan selamat tahun baru dan harapan agar masyarakat terdampak bencana diberikan kekuatan dan keselamatan. Ia juga mengajak warga menyanyikan lagu Tanah Airku sebagai bentuk kebersamaan dan penguatan semangat.

Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk terus hadir mendampingi masyarakat yang terdampak bencana alam di Sumatera. Ia mengatakan, sejak bencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025, pemerintah telah mengerahkan para menteri untuk memantau langsung kondisi di lapangan serta memastikan penanganan berjalan dengan baik.

Prabowo menyebutkan bahwa proses penanganan darurat dan pemulihan pascabencana saat ini telah berjalan. Pemerintah, kata dia, juga berkomitmen untuk segera membangun kembali rumah-rumah warga yang rusak atau hilang akibat bencana.

“Kita akan mengurus saudara-saudara kita sebaik-baiknya. Pemerintah bertekad membangun kembali rumah yang rusak dan membantu masyarakat agar bisa kembali menjalani kehidupan secara normal,” ujar Prabowo.

Kehadiran Presiden di tengah pengungsian pada malam pergantian tahun tersebut disambut hangat oleh para pengungsi. Momen itu menjadi simbol kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana alam.

(spi/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *