Home / Semua Berita / Daerah / Tuntut Pemerataan TKL dan Kepatuhan Terhadap Perda, Forum GEMAKU SATU Peringatkan PT SBP

Tuntut Pemerataan TKL dan Kepatuhan Terhadap Perda, Forum GEMAKU SATU Peringatkan PT SBP

Lampung Utara, www.sinarpagiindonesia.com – Forum Gerakan Masyarakat Abung Kunang Bersatu (GEMAKU SATU) memperingatkan PT. Sinar Baturusa Prima (SBP) agar segera menanggapi tuntutan masyarakat lokal terkait pemerataan Tenaga Kerja Lokal (TKL) dan kepatuhan terhadap Peraturan Daerah (Perda) Lampung Utara Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) serta Perda Tentang Mekanisme Perekrutan Karyawan.

Aksi Damai yang dijadwalkan pada Senin, 9 Februari 2026, dipandang sebagai peringatan keras sekaligus ultimatium, mengingat perusahaan sebelumnya tidak menanggapi surat resmi yang dilayangkan GEMAKU SATU untuk membuka dialog terkait mekanisme operasional, pemberdayaan pekerja lokal, dan rencana produksi sesuai aturan.

“Jika perusahaan tetap menutup diri, potensi konflik sosial di masyarakat akan meningkat. Ini bukan sekadar tuntutan administratif, tapi menyangkut kepercayaan publik dan keberlanjutan investasi,” kata Ketua GEMAKU SATU.

Forum ini menekankan bahwa ketidakpatuhan terhadap Perda Lampung Utara dan pengabaian aspirasi masyarakat lokal dapat merugikan citra dan nilai investasi perusahaan. Bahkan, risiko penutupan sementara operasional pabrik dan pelaporan ke pemerintah daerah, DPRD, hingga aparat penegak hukum bisa berdampak signifikan terhadap perkembangan bisnis Perusahaan.

Masyarakat dari tujuh desa—Ajikagungan, Talang Jembatan, Bindu, Way Perancang, Beringin, Sabuk Empat, dan Sabuk Indah—akan berkumpul pada pukul 08.30 WIB di titik-titik yang telah ditentukan. GEMAKU SATU menegaskan, aksi ini tertib, damai, dan terkoordinasi, untuk menuntut agar hak masyarakat lokal dihormati secara penuh.

Pihak forum GEMAKU SATU, berharap agar PT SBP segera membuka dialog dan menyusun mekanisme yang sesuai aturan hukum dan berpihak pada masyarakat, sebelum persoalan ini berpotensi menjadi krisis sosial dan risiko finansial yang lebih besar.

Forum GEMAKU SATU menegaskan, aksi ini bukan anti investasi, tetapi upaya memastikan investasi berjalan berkelanjutan, mematuhi peraturan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal, sehingga investor, pemerintah, dan warga semua merasa aman dan terjamin.

(spi/as/team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *