Aceh Subulussalam, www.sinarpagiindonesia.com – Pemerintah Kota Subulussalam melakukan perombakan di jajaran birokrasi menyusul terbitnya Keputusan Gubernur Aceh Nomor: PEG. 821.22/40/2026. Dalam surat keputusan tersebut, Gubernur resmi menetapkan pemberhentian Sairun dari jabatan pimpinan tinggi pratama Sekretaris Daerah Kota Subulussalam. Pemberhentian ini didasarkan pada usulan Wali Kota Subulussalam setelah melalui proses evaluasi kinerja serta mendapat rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Menindaklanjuti kekosongan jabatan tersebut, Wali Kota Subulussalam M. Rasyid Bancin bergerak cepat dengan menunjuk pelaksana tugas. Berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota yang dibacakan langsung oleh Kepala BKPSDM Kota Subulussalam, Rano Saraan, Asrul Assani. M.SI.resmi ditetapkan sebagai Plt Sekretaris Daerah Kota Subulussalam.sekda Langkah ini diambil guna memastikan roda pemerintahan dan administrasi daerah tetap berjalan dengan stabil dan optimal.
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilangsungkan dengan khidmat di Aula Pendopo Wali Kota Subulussalam pada Senin 16 Maret 2026. Selain posisi Plt Sekda, acara tersebut juga mencakup pelantikan sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama, jabatan administrator, hingga jabatan pengawas di lingkungan pemerintah setempat. M. Rasyid Bancin memimpin langsung prosesi pelantikan yang dihadiri oleh jajaran unsur pimpinan daerah dan tamu undangan.
Dalam arahannya, M. Rasyid Bancin menekankan bahwa mutasi dan pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi berdasarkan hasil evaluasi yang objektif. Ia mengingatkan para pejabat yang baru dilantik, terutama Plt Sekda, agar segera beradaptasi dengan tugas-tugas baru yang menanti. Profesionalisme dan loyalitas terhadap pelayanan publik menjadi poin utama yang digarisbawahi oleh orang nomor satu di Kota Subulussalam tersebut.
Wali Kota juga menitipkan harapan besar agar Asrul Assani mampu menjalankan fungsi koordinasi antar-Satuan Kerja Perangkat Kota (SKPK) dengan lebih efektif. Kehadiran pimpinan birokrasi yang baru diharapkan mampu membawa semangat baru dalam merealisasikan target-target pembangunan daerah yang belum tuntas. “Jabatan ini adalah amanah besar untuk mempercepat akselerasi kinerja pemerintah daerah dalam melayani masyarakat,” ujar M. Rasyid Bancin dalam pidato pelantikannya.
(spi/saur)









