Home / Semua Berita / Hukum & Kriminal / Memecah Kebisuan,Menagih Keadilan!!! DPP Pemuda Demokrasi Indonesia Minta Dituntaskan

Memecah Kebisuan,Menagih Keadilan!!! DPP Pemuda Demokrasi Indonesia Minta Dituntaskan

Medan,sinarpagiindonesia.com –Duka mendalam dan rasa keprihatinan yang teramat sangat menyelimuti kita semua. Dalam rentang waktu tiga bulan terakhir, Kepulauan Nias berturut-turut kehilangan tiga putra-putri terbaiknya:

1. Agnis Jance Zebua
2. Genial Gavensi Gulo
3. Winda Lorenza Gowasa.
Demikian pernyataan ketua bidang konsolidasi DPP Pemuda Demokrasi Indonesia Drs. Rafli Tanjung dalam pres relisnya kepada media di sekretariat DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Jl. Kejaksaan no. 6 Medan, Senin 10/8/2026.

Menurut Rafli Tanjung sebagai mana infornasi yang diterimanya, bahwa sampai saat ini, pelaku di balik hilangnya nyawa saudara-saudari kita belum juga terungkap. Khusus pada kasus almarhum Genial Gavensi Gulo dan almarhumah Winda Lorenza Gowasa, baik pihak Kepolisian maupun TNI telah sama-sama menyatakan bahwa keduanya meninggal dunia karena bunuh diri.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar dan kecemasan mendalam di tengah-tengah masyarakat. Keadilan untuk para korban dan keluarga yang ditinggalkan hingga kini belum juga mewujud.

Atas dasar pertimbangan tersebut, menurut Rafli Tanjung yang didampingi Wakil Sekertaris DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Elifasius Gulo, S.IP menyampaikan poin-poin sikap sebagai berikut:
1. Mendesak aparat penegak hukum khususnya Kepolisian Republik Indonesia untuk mengusut tuntas penyebab kematian serta menangkap pelaku atau pihak-pihak yang bertanggung jawab atas meninggalnya Agnis Jance Zebua, Genial Gavensi Gulo, dan Winda Lorenza Gowasa secara profesional, transparan, dan akuntabel.

2. Meminta Sinergi dan Komitmen Aparat Kemanan supaya adanya koordinasi dan keterbukaan informasi yang jelas kepada publik dan keluarga korban agar tidak timbul spekulasi serta kesimpangsiuran di tengah masyarakat.

3. Menuntut Jaminan Keamanan Masyarakat Nias, Rentetan peristiwa ini menciptakan rasa tidak aman bagi pemuda-pemudi dan warga di Kepulauan Nias. Negara wajib hadir memberikan perlindungan dan jaminan keselamatan bagi seluruh warga negara.

Kami tidak akan berhenti menyuarakan keadilan bagi para korban. Duka keluarga adalah duka kami semua.(spi/rt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *