Home / Semua Berita / Medan Terkini / Dodi Rikardo Sembiring Nyatakan Siap Pimpin IMO Sumut,Diperkirakan 40 Media Dukung Dodi

Dodi Rikardo Sembiring Nyatakan Siap Pimpin IMO Sumut,Diperkirakan 40 Media Dukung Dodi

Medan,sinarpagiindonesia.com –Dinamika kepemimpinan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Sumatera Utara mulai menarik perhatian. Nama Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos. kini disebut-sebut sebagai salah satu Bakal Calon (Balon) Ketua DPW IMO Indonesia Sumatera Utara untuk periode kepengurusan mendatang.

Dodi secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk maju. Namun, ia menegaskan bahwa pencalonan tersebut bukan dilakukan dalam waktu dekat, melainkan setelah masa kepengurusan DPW IMO Indonesia Sumatera Utara yang saat ini dipimpin H.A. Nuar Erde Cs berakhir sesuai periode yang telah ditetapkan.

“Saya maju bukan sekarang, nanti ketika kepengurusan Ketua DPW IMO Indonesia Sumatera Utara, H.A. Nuar Erde Cs habis masa periodenya,” ujar Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos., di Medan, Minggu (30/8/2026).

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Dodi memilih menghormati proses dan mekanisme organisasi yang sedang berjalan. Ia tidak ingin pencalonannya dipersepsikan sebagai bentuk intervensi terhadap kepengurusan yang masih aktif.

Menurutnya, setiap organisasi memiliki aturan dan tahapan yang harus dihormati. Karena itu, dirinya memilih menunggu momentum yang tepat ketika masa kepengurusan saat ini telah selesai.

Bukan Sekadar Mengejar Jabatan

Dodi menegaskan bahwa keinginannya maju sebagai calon Ketua DPW IMO Indonesia Sumatera Utara bukan sekadar mengejar posisi atau jabatan organisasi.

Ia mengaku memiliki keinginan untuk ikut memberikan kontribusi dalam membangun IMO Indonesia Sumatera Utara agar semakin solid, profesional, dan mampu menjadi wadah yang benar-benar memberikan manfaat bagi para anggota.

Menurut Dodi, perkembangan media online saat ini bergerak sangat cepat. Media tidak lagi hanya dituntut mampu menyajikan berita secara cepat, tetapi juga harus menjaga akurasi, kredibilitas, etika jurnalistik, dan profesionalisme.

Di tengah derasnya arus informasi digital, organisasi seperti IMO Indonesia dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat kapasitas para pengelola media dan insan pers agar mampu menghadapi berbagai tantangan zaman.

“Saya maju bukan untuk sekadar mengejar jabatan. Ada gagasan dan keinginan untuk membangun organisasi supaya lebih solid, profesional dan memberikan manfaat bagi seluruh anggota,” ujarnya.

40 Jaringan Media Siap Dukung

Menariknya, langkah Dodi tersebut disebut telah mendapat respons positif dari sejumlah jaringan media di Sumatera Utara.

Sekitar 40 jaringan media disebut siap memberikan dukungan apabila nantinya Dodi membutuhkan dukungan dalam proses pencalonan Ketua DPW IMO Indonesia Sumatera Utara.

Dukungan tersebut menjadi sinyal bahwa Dodi memiliki basis jaringan yang cukup kuat di kalangan media online.

“Media kita sekitar 40 link siap mendukung Dodi jika Dodi membutuhkan dukungan. Kita siap bergerak,” demikian semangat dukungan yang disampaikan dari jaringan media.

Kendati demikian, dukungan tersebut tetap diharapkan berjalan dalam koridor organisasi dan tidak mengabaikan mekanisme yang berlaku di IMO Indonesia.

Bagi Dodi, dukungan dari rekan-rekan media tentu merupakan sebuah amanah. Namun, ia menyadari bahwa perjalanan menuju kepemimpinan organisasi tidak hanya ditentukan oleh banyaknya dukungan, tetapi juga oleh gagasan, kemampuan membangun komunikasi, serta kesiapan menjalankan tanggung jawab.

Perkuat Solidaritas Media Online

Dodi melihat salah satu pekerjaan besar IMO Indonesia Sumatera Utara ke depan adalah memperkuat solidaritas antarmedia.

Menurutnya, persaingan di industri media online tidak seharusnya membuat sesama pengelola media saling menjatuhkan. Sebaliknya, diperlukan kolaborasi untuk meningkatkan kualitas pemberitaan sekaligus memperkuat posisi media online sebagai bagian penting dari ekosistem pers.

Ia juga mendorong agar organisasi dapat menjadi ruang komunikasi dan kolaborasi bagi seluruh anggota, tanpa membedakan latar belakang maupun skala perusahaan media.

Dengan jumlah media online yang terus berkembang, diperlukan organisasi yang mampu merangkul, mengakomodasi aspirasi, serta memperjuangkan kepentingan anggota secara profesional.

“Kita ingin organisasi ini menjadi rumah bersama bagi media online. Yang harus dibangun adalah kebersamaan, profesionalisme, komunikasi dan kolaborasi,” katanya.

Dorong Profesionalisme dan Kompetensi

Selain persoalan solidaritas, peningkatan kompetensi insan media juga menjadi perhatian Dodi.

Ia menilai tantangan media di era digital semakin berat. Kecepatan penyebaran informasi melalui media sosial membuat media online harus mampu menjadi sumber informasi yang dapat dipercaya masyarakat.

Karena itu, peningkatan kemampuan jurnalistik, pemahaman regulasi pers, etika pemberitaan, pengelolaan media digital, hingga kemampuan mengikuti perkembangan teknologi menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.

IMO Indonesia Sumatera Utara, kata Dodi, harus mampu mengambil peran dalam menghadapi perubahan tersebut.

Organisasi tidak cukup hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi harus memiliki program nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh anggota.

Menunggu Momentum

Meski namanya mulai mencuat sebagai Balon Ketua DPW IMO Indonesia Sumatera Utara, Dodi kembali menegaskan bahwa dirinya tidak akan terburu-buru.

Ia memilih menunggu sampai masa kepengurusan H.A. Nuar Erde Cs berakhir. Setelah itu, barulah proses pencalonan dan mekanisme organisasi dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sikap tersebut dinilai sebagai langkah untuk menjaga suasana organisasi tetap kondusif sekaligus memberikan ruang kepada kepengurusan saat ini untuk menyelesaikan amanahnya.

Dengan munculnya nama Dodi Rikardo Sembiring, dinamika menuju pergantian kepemimpinan DPW IMO Indonesia Sumatera Utara dipastikan semakin menarik untuk diikuti.

Apalagi, dukungan dari puluhan jaringan media mulai disebut-sebut telah terbentuk.

“Gas Terus, Harus Jadi”

Bagi sejumlah jaringan media yang menyatakan dukungan, munculnya calon dengan gagasan dan jaringan yang kuat dinilai menjadi bagian dari dinamika positif dalam organisasi.

Semangat dukungan pun mulai mengemuka.

“Gas terus, harus jadi!”

Kalimat tersebut menjadi gambaran optimisme sejumlah jaringan media yang siap mengawal langkah Dodi apabila momentum pencalonan tersebut telah tiba.

Namun satu hal yang menjadi penekanan, seluruh proses tetap harus berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), mekanisme serta ketentuan organisasi IMO Indonesia.

Dengan demikian, pencalonan Dodi Rikardo Sembiring bukanlah agenda pergantian kepengurusan saat ini, melainkan sebuah kesiapan untuk mengikuti proses kepemimpinan pada periode berikutnya.

Kini, bola berada di tangan organisasi. Ketika masa kepengurusan berjalan sampai pada akhirnya, publik dan keluarga besar IMO Indonesia Sumatera Utara akan melihat siapa yang paling siap membawa organisasi ke arah yang lebih kuat, solid dan profesional.(spi/luki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *