Akibat Hujan,Sungai Martelu Meluap dan Merusak Lahan Pertanian

108

Laubaleng,sinarpagiindonesia.com – Hujan lebat diwilayah Desa Martelu, Kecamatan Laubaleng, Kabupaten Karo, Kamis (8/4) pukul 16.00 -17.00 Wib membuat sungai Martelu meluap besar. Hujan hanya sekitar satu jam itu membuat lahan pertanian darat dan sawah jadi genangan air dan lumpur membuat tanaman tenggelam dan rusak, jelas Kepala Desa Martelu, Retina Ginting kepada awak media, Kamis sore di Laubaleng.

“Kemungkinan lumbung padi Paya Lahlah juga banjir dan jadi seperti danau di sebabkan air hujan sekeliling bukit yang telah gundul mengalir ke Paya Lahlah. Giliran banjir tiap hujan lebat membuat persawahan menjadi seperti danau. Seluruh tanaman akan tenggelam dan sedikit yang terselamatkan,” jelas Kades.

Pantauan Tim Media bersama Kades Ginting ke lahan pertanian terkena luapan sungai tampak tanaman jagung siap panen terbenam. Termasuk tanaman pala wija lainnya. Masyarakat tidak bisa berbuat apa apa untuk mengatasi banjir. Kecuali hanya menatap dan menyaksikan luapan banjir sungai deras dari perbukitan.

Sampai berita dikirim pukul 18.30 Wib luapan sungai belum surut. Perbukitan yang dulu dipadati pohon kemiri telah lama habis ditebangi diganti dengan tanaman muda.(spi/shg)