Diduga Dianiaya Berkali Kali Arjuna Damanik Melaporkan Anak Kades Tanjung Beringin Kabupaten Dairi

929

Dairi,sinarpagiindonesia.com – Seorang laki paruh baya Arjuna Damanik didampingi Putrinya Andriani Manik, penduduk dusun IV Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Kamis (23/9) melaporkan seorang pemuda inisial AS yang merupakan tetangganya sendiri,ke Mapolres Dairi.

Laporan korban penganiayaan Arjuna Damanik ke SPKT Polres Dairi No. STPL/B/228/IX/2021/SPKT/RES Polres Dairi/POLDA Sumut dan ditanda tangani Ka.SPKT.Ipda.P Siagian tertanggal 23 September 2021 dan selanjutnya berita ini dikirim berkas laporan dari SPKT diteruskan ke Reskrim Polres Dairi.

Korban Arjuna Manik didampingi putrinya Andriani Damanik ketika bincang bincang dengan SPI di Mapolres Dairi mengatakan dalam waktu sebulan terakhir ini, dirinya telah mendapat penganiayaan pemukulan sebanyak 4 kali dilakukan oleh inisial AS yang nota bene disebut sebut adalah anak kandung Kades Tanjung Beringin Kecamatan Sumbul.

‘ pertama kali kejadian saya dipukul didepan rumah sendiri saat malam hari. Kedua dipukul dijalan raya, ketiga, didepan bengkel di desa Tanjung Beringin, dan terakhir Kamis (23/9) dipukuli dengan bringas oleh pelaku didepan rumahku sendiri juga” ujarnya.

Sebelum ke Polres Dair, Arjuna Damanik mengaku telah membuat laporan ke Polsek Sumbul tapi kelihatannya pelaku seolah oleh kebal hukum dan masih terus berkeliaran di desa mereka tanpa pernah di sentuh hukum, “ pagi tadi saya masih dianiaya dengan bringas” ujarnya sedih sambil menunjukkan lembam memar di disekitar bahu, kaki dan perut ditubuhnya.

Korban Arjuna Manik kepada pihak Polres Dairi meminta perlindungan hukum dan menindak tegas pelaku penganiayaan dengan seadil adilnya agar kesannya gak ada orang kebal hukum di negara ini.

Jagan mentang mentang orang pejabat desa bisa seenaknya melakukan tindakan semena mena kepada orang rakyat keci tanpa tersentuh hukum.

“rakyat kecil seperti saya ini jangan sempat tertindas karena pribadi, dan bermohon kepada Polisi Polres Dairi agar menangkap pelaku untuk mempertanggung jawabkan perbuatannnya didepan hukum” ujarnya

Sementara putrinya Andriani Damanik, berharap agar kasus penganiayaan ini segera dituntaskan 0leh Polres Dairi karena menurutnya, jika hal ini berkepanjangan keluarganya bisa mati terbunuh gak makan karena takut bekerja diladang karena takut hal hal yg tak diinginkan terjadi, ujarnya.

Sementara berita ditulis, setelah melakukan pelaporan ke SPKT. Korban didampingi putrinya masih terlihat diruagan Reskrim Polres Dairi ( Ginting)

Keterangan foto : korban Arjuna Damanik celana jens koyak
Putrinya Andriani Damanik ketika di Mapolres Dairi ( spi/Ginting)