Diduga K3S Abung Selatan Kordinir Setoran Dana BOS

263

Lampura,sinarpagiindonesia.comPenganggaran dan pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kabupaten Lampung Utara masih menyisakan sejumlah temuan, setidaknya Rp. 599.414.488 kerugian negara ditahun 2020 dana BOS Reguler maupun Afirmasi, Kinerja terjadi kebocoran.

Dengan pengawasan yang ketat dari Tim Pembinaan Disdikbud Lampura, Inspektorat bahkan Aparat Penegak Hukum (APH) belum mampu memenuhi pengelolaan Dana BOS yang maksimal.

Dengan alasan agar pemeriksaan Dana BOS tidak dipersulit dan berbelit-belit, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) atau Koordinator Wilayah (Korwil) Kecamatan Abung Selatan (Absel) diduga mengkoordinir seluruh Kepala Sekolah di Kecamatan tersebut untuk mengumpulkan uang 50 juta rupiah untuk pengamanan BOS ditahun 2021.

“saya adalah salah satu Kepala Sekolah di situ (Absel), seluruh sekolah SD diminta ngumpulin duit dengan nilai yang berbeda, ada yang 1juta kalo murid dibawah 100, bervariasi dan ada yang sampai 2,4 juta per Sekolah” jelas Narasumber kami yang minta identitasnya dirahasiakan.

Selain itu Kepsek tersebut juga menambahkan pengajuan pungutan itu diminta dalam Rapat Intern K3S dengan alasan akan diberikan kepada Oknum di Kejaksaan Negeri Lampura.

“bilang nya buat salah satu jaksa bang, dan selain itu kami diminta sumbangan sukarela untuk ngasih pegawai di Disdikbud Lampura” jelas Kepsek tersebut.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Lampura, Mat Soleh mengaku sangat terkejut dengan hal tersebut.

“Waduh, bisa begitu. Nanti saya panggil K3S tersebut Dinda” jelas Mat Soleh.

Ketika awak media mendatangi K3S Abung Selatan, Prihatin sekaligus Kepsek SDN 03 Kembang Tanjung menampik hal tersebut.

“itu ngak bener, tidak pernah ada bahkan sudah saya jelaskan dengan Kadisdikbud Lampura” jelas Prihatin, Senin (14/06/2021).

Dan terkait salah satu Kepsek di Kecamatan Abung Selatan yang telah menyetorkan uang Rp 2,4 juta, Prihatin tidak mengakui.

“kalo uang 2,4 juta yang diberikan Retno (salah satu Kepsek Absel) adalah karena saya pinjam pribadi untuk acara anak saya dan sudah saya pulangin” pungkas Prihatin.(SPI/team/*)