Ini Konsep Pinto Padang Untuk Memajukan Desa Sungai Raya Kedepan

283

Dairi,sinarpagiindonesia.com – Setelah dilakukan pencabutan nomor yang dilakukan P2KD, terhadap tiga calon Desa Sugai Raya Kamis (11/11) di kantor Kepala Desa. Pinto Padang,SH memproleh nomor tiga dari ketiga calon.

Ketika bincang bincang dengan SPI bagaimana perasaannya memproleh nomor yang dimaksud ? Pinto Padang merasa gembira dan tidak kesal karena menurutnya semua angka itu bagus dan akan membawa keberuntungan buatnya menjadi Kepala Desa Periode 2021-2027.

Ketika ditanyakan apa strateginya untuk meraih kursi nomor satu didesa yang diperebutkan ketiga calon?

Pinto Padang,SH yang juga mantan anggota DPRD Dairi tahun 2009-2014 akan melakukan pendekatan kepada masyarakat melalui program program desa saat ketika menjadi anggota Legilative Dairi dulu.

Visi Pinto Padang,SH akan menjadikan desa Sungai Raya Kecamatan Siempat Nempu Hulu akan menjadikan desa yang mandiri tidak bergantung kepada orang laiin maupun kepada pemerintah.

“jika masyarakat sudah mandiri mereka akan bebas berkarya dan melakukan kretifitasnya untuk bisa menjadi masyarakat yang mandiri”

Jika dia nanti terpilih menjadi kepala desa, Sungai Raya akan dibangkitkan lebih maju lagi karena selama ini dia telah disurvei hal tersebut tidaklah sulit jika sudah bergandengan tangan dengan masyarakat.

Untuk membangkitkan sektor pertanian di desanya, Pinto Padang berencana akan memilih sendiri penyuluh pertanian yang handal.

Selain itu dalam mengelola ADD akan digunakan sebesar besarnya untuk kemakmhran masyarakat dengan konsep ADD digunakan spy tidak habis untuk mengisi kas desa.

ADD akan dikelola sebesar Rp.1 Miliar untuk kas desa, dengan demikian desa akan memiliki bank sendiri sehingga masyarakat dipermudah untuk mendapat pinjaman modal usaha.

Selama ini masyarakat petani sering mengeluh untuk mendapat pinjaman modal ke bank bank yang sudah ada karena mesti ada agunan jaminan sertifikat lahan, padahal menurutnya pemilik sertikat masyarakat petani di desa Sungai Raya masih langka

“ jika masyarakat sudah memiliki bank sendiri untuk memproleh pinjaman modal untuk usaha bertani tidak sulit dan bertele tele lagi, ujarya yakin ( spi/inting)