Kades Hiliwaele,dan 2 Adiknya Pelaku Penganiayaan di Tetapkan Tersangka di Polres Nias

1218

Nias,sinarpagiindonesia.com – Terkait laporan penganiayaan terhadap korban Nehemia Halawa alias Ama Nelfan atas pengeroyokan terhadap dirinya yang telah dilaporkan di Mapolres Nias dengan nomor LP 100 /III/ 2020/ NS tanggal 19 meret 2020.Yang di lakukan kades Hiliwaele I Kecamatan Botomuzoi Kabupaten Nias (ML) dan dua orang rekan lainya (EL) dan (AL) akhirnya di tetapkan sebagai tersangka di Polres Nias.

Ketika di konfirmasi kepada korban Nehemia halawa,jumat 31 04 20 di halaman Polres Nias mengatakan kepada Media Sinarpagiindonesia Com saya sangat mengapresiasi kinerja Polres Nias melalui pihak Penyidik Reskrim yang telah bekerja keras, hingga kita menerima (SP2HP) dengan nomor :B/118.B/ IV /Res.1.6./2020/ Reskrim bahwa, pada hari selasa tanggal 14-04-2020 telah dilakukan gelar perkara penetapan tersangka atas laporan pengaduan saya,”kata Nehemia Halawa.

dalam pelaporan saya telah ditetapkan Tiga orang tersangka yang berinisial (ML) , (EL) , (AL) dan dua oran lagi Belum cukup dua alat bukti untuk ditetapkan sebagai tersangka yang berinisial (SL),(YL) Mereka ini semua adalah bersaudara semua Desa Hiliwaele I Botomuzoi Kabupaten Nias.

Lanjut ditempat yang berbeda ketua Ormas angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Nais Barat atas nama Tolondaodo Waruwu mengapresiasi Polres Nias, menetapkan tersangka terkait penganiayaan an. Nehemia Halawa dan meminta kepada polres nias untuk segera melakukan penahanan/P.21 ungkap sipencari keadilan (spi/sonni lahagu)