Kementerian PUPR Bangun Jembatan Gantung Pertama Di Kabupaten Karo

541

Tigabinanga, www.sinarpagiindonesia.com – Jembatan gantung pertama dibangun Kementerian PUPR di wilayah Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Jembatan gantung untuk menghubungkan dua desa antara desa Perbesi dengan Pertumbuken Kecamatan Tigabinanga. Proyek yang menyeberangi sungai Lau Biang berbiaya Rp 3.378.985.000 ditangani kontraktor PT Sakarnas, Supervisi : CV Prisma Tehnik dengan masa kerja 180 hari (mulai dikerjakan tidak diterakan dalam plank proyek) yang dipasang di simpang menuju proyek jalan kabupaten Tigabinanga-Kutabuluh.

Pantauan tim Selasa (13/7) sore bahwa, pondasi jembatan mulai digali dan dipasang besi beragam ukuran di tepi tebing sungai yang curam berkisar ketinggian lebih kurang 75 meter. Panjang jembatan gantung berkisar lebih kurang 100 meter. Masyarakat di sekitar lokasi pembangunan mengaku bangga dengan pembangunan tersebut. Alasannya dapat menjadi sarana transportasi petani masyarakat dua desa. Sisi lain masyarakat kecewa, sebab jembatan tersebut jembatan gantung, bukan jembatan permanen yang nantinya dapat dilintasi mobil atau truk yang dapat membawa barang hasil pertanian.

PPK proyek tersebut Jakup Sitepu dari Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) di Medan dikonfirmasi tim melalui telepon selulernya, Selasa (13/7) pukul 17.00 Wib, membenarkan proyek tersebut. Proyek pembangunan jembatan gantung yang dananya Rp3 miliar lebih dari pusat pertama di Karo. Pembangunan tersebut adalah usulan Bob Sitepu anggota DPR RI kepada Kementerian PUPR, jelas Sitepu.

LOKASI pembangunan jembatan gantung di atas sungai Lau Biang menghubungkan desa Perbesi dengan Pertumbukan.(spi/red)