Kesadaran Warga Masyarakat Tentang Keselamatan Berlalu Lintas di Ops Toba 2020 Masih Kurang

282

Medan, www.sinarpagiindonesia.com Memasuki hari ke 2 Operasi Patuh Toba pada Jumat (24/07/20) tampak masih banyak warga masyarakat yang melanggar peraturan berlalu lintas.Seperti banyaknya tilang yang dikeluarkan pada hari ke 2.Ops Patih Toba 2020.

Seperti pelanggaran Lalu Lintas dengan 736 Tilang dan berupa teguran 1037 perkara total pada hari ke 2,1773 perkara. Sementara kenderaan yang terlibat pelanggaran. Tilang Lalu Lintas seperti sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI 250 perkara dan melawan arus 74 Perkara dan menggunakan HP saat berkendara 1 perkara.

Dan untuk batas kecepatan hingga hari ke 2 Operasi Toba 2020 masih standart, namun pengendera dibawah umur ada 123 Perkara dan lain lainya 204 Perkara Jumlah perkara untuk sepeda motor ada 552 Perkara.

Hasil informasi yang didapat awak media www.sinarpagiindonesia.com dari bidang humas Polisi Daerah Sumaters Utara. Mobil dan Kendaraan Khusus Melawan arus : 22 Perkara Gunakan Hp saat berkendara : 0 Perkara Berkendara dibawah pengaruh alcohol : 0 Perkara Lebihi batas kecepatan : 0 Perkara Berkendara di bawah umur 3 Perkara Muatan Lebih : 60 Perkara Lain-lain : 99 Perkara Jumlah 184 Perkara

Untuk Data laka Lantas Jumlah Kejadian : 5 Kasus Korban Meninggal Dunia 3 Orang
Korban Luka berat 1 Orang Korban Luka Ringan 9 Orang Rugi Materiil  Rp.4.700.000.
Ketika awak media ini mengkonfirmasikan kepada Dirlktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Komisaris Besar Polisi Wibowo SIK M.Hum tentang masih banyaknya pelanggaran Lalu Lintas oleh masyarat.

“Beliau mengatakan, mungkin selama Covid 19 ini kegiatan Polisi Lalu Lintas tidak melakukan razia sesuai arahan Bapak Kapolri”, agar warga tetap tenang dirumah sembari mentaati prokol kesehatan.

“Bapak Dirlantas berharap agar kedepannya, Operasi Patuh Toba 2020 ini bisa menjadi panutan untuk berkendaraan lebih baik dan patuh kepada Undang Undang Berlalu lintas ucapnya”. (spi/ydi/hum)