Kurang Dari 2 Hari Pelaku Curas di Tangkap Polisi

693

Lampura,sinarpagiindonesia.com – Nasib naas menimpa Ahmad Saukani (28) warga Desa Bumi Ratu Kecamatan Sungkai Selatan, setelah mencuri peralatan elektronik dan komputer milik SDN Bumi Makmur harus ditembak polisi keesokan harinya karena melawan saat ditangkap.

Kapolsek Sungkai Selatan, Arjon Syafrie menjelaskan telah terjadi tindak pencurian dengan pemberatan pada Minggu (24/10) lalu di SDN Bumi Makmur dengan modus operandi merusak pintu dan brankas kantor sekolah.

“atas laporan LP/417/B/X/2021/SPK SEK SEL/RES LAMUT tanggal 24 Oktober maka dilakukan penyelidikan team Srigala Utara dan keesokan harinya (25/10) didapatkan keberadaan pelaku sedang dirumah mertuanya di Desa Madukoro Kecamatan Kotabumi Utara dan berhasil ditangkap namun karena pelaku melawan saat ditangkap maka dilakukan tindakan tegas dan terukur” jelas Arjon Syafrie, Selasa (26/10/2021).

Kapolsek Sungkai Selatan juga mengatakan bahwa pelaku sebelum di amankan di Mapolsek setempat sempat menjalani perawatan medis di Puskesmas Ketapang.

“selain 8 tablet dan 5 notebook serta satu prosesor turut diamankan satu buah penutup wajah pelaku saat melakukan aksi” imbuh Arjon.

Selanjutnya guna pemeriksaan lebih lanjut pelaku bersama barang bukti diamankan di Mapolsek Sungkai Selatan, dan diduga telah melanggar pasal 363 KUHP kasus pencurian dengan pemberatan.

Sehari sebelumnya Plt. Kepala SDN Bumi Makmur, Suryana mendatangi kantor Disdikbud Lampura untuk memberikan keterangan bahwa sebanyak 27 unit Tablet merk Advan, 2 proyektor merk Ben Q dan Acer, 11 Chrome book merk Acer dan 1 unit PC merk SPC milik SDN tersebut yang dibeli melalui Dana BOS Afirmasi dan TIK 2020 telah raib digondol pencuri.

“saat itu yang pertama tahu adalah operator saya, ketika dia masuk kantor sekolah pintu telah rusak dan barang-barang sudah acak-acakan dengan total kerugian mencapai 138 jutaan” jelas Suryana.(SPI/biro//*)