Melalui Jalur Tak Resmi, Satgas Yonif 407 Amankan PMI Tanpa Dokumen

201

Kapuas Hulu, www,sinarpagiindonesia.com – Jum’at (9/10/20), Menjaga perbatasan Negara RI-Malaysia sektor timur dari Provinsi Kalimantan Barat adalah tugas pokok Satgas Pamtas Yonif 407/Padma Kusuma. Pada Selasa (6/10) telah mengamankan tiga Pekerja Migran Indonesia (PMI) tanpa dokumen dari Malaysia melalui jalur tikus (Non Prosedural) di Desa Badau Tengah, Kecamatan Nanga Badau, Kabupaten Kapuas Hulu.

Hal ini disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia sektor timur Kalimantan Barat, Letkol Inf Catur Irawan, S.I.P., M.I.P., melalui keterangannya di Pos Kotis Nanga Badau.

Dansatgas mengatakan, setelah mendapat laporan dari warga, personel Pos Kotis yang dipimpin Serka Kopit Baihaqi selaku Dansiintel bersama dua personelnya melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang pejalan kaki mencurigakan yang melewati Simpang Empat Badau, Desa Badau Tengah. Benar adanya mereka merupakan WNI pelintas batas ilegal yang kabur dari Malaysia untuk kembali ke Indonesia.

“Setelah diadakan pemeriksaan dan interogasi, ketiga orang WNI pelintas batas tersebut di bawa ke puskesmas Badau untuk di laksanakan rapid tes,” kata Dansatgas.

Awalnya, jelas Dansatgas, ketiga orang WNI tersebut dijanjikan bekerja di kebun sawit dan sudah tiga tahun disana. Ternyata lahan sawit itu baru dibuka dan tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan, sehingga mereka memutuskan untuk kabur dan kembali ke Indonesia. Untuk ketiga WNI setelah di rapid test langsung diserahkan kepada pihak imigrasi PLBN Nanga Badau untuk proses lebih lanjut.

Tidak lupa, Dansatgas menekankan kepada jajarannya agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pelaksanaan patroli di tiap – tiap jalan tikus yang biasa dilalui pelintas batas ilegal.

“Dengan terjadinya kegiatan seperti ini, saya harap kepada seluruh Pos Satgas, tetap waspada terhadap pelintas batas yang masuk maupun keluar dari batas negara,” pungkasnya.(spi/Pd/dng)