Merasa di Rugikan,Karim Marzuki Lubis Laporkan Totok CS Ke Polsek PS Tuan

369

Medan,sinarpagiindonesia.com – Merasa diperlakukan semena-mena Ujang alias Karim Marzuki Lubis (58) warga Desa Tembung diberingin pasar 7 Tembung Kecamatan Percut.Sei Tuan ,melaporkan Tatok.Cs warga Pasar 10 Tembung ke SPKT Polsek Percut Sei Tuan.

Akibat kasus pengrusakan warung kopi yang sudah 20 tahun lebih dipergunakan Karim untuk berjualan sebagai lahan warung kopi.Dan atas izin pinjam pakai dari pihak PTPN-2 Nusantara  dengan Nomor Surat : 2 BKL/X/38/VII/2016 (Pinjam Pakai Tempat Untuk Berjualan).

Adapun korban adalah pemilik warung pak Karim alias Ujang (58) warga pasar 7 Beringin Tembung ini sangat kecewa dengan sikap Tatok.Cs dan anggotanya yang diduga sebagai salah satu Organisasi Kepemudaan (OKP) tertentu.

Ironisnya,para pelaku selalu membuat resah pedagang yang berjualan di sekitar pasar 7 Tembung.Dan mereka merusak atap serta membongkar pagar warung kopi Karim yang buka 24 jam.Karim sudah lebih 20 tahun berjualan disimpang jodoh dengan pegangangan surat hak pakai dari PTPN-2 yang sampai saat ini surat tersebut masi ada ditangan Karim dimana akhirnya dirusak oleh orang tak dikenal atas perintah Tatok.

Hal ini diakui oleh korban kepada awak media  saat diwawancarai diwarungnya usai membuat Laporan pengaduan ke Spkt Polsek Percut Sei Tuan.(10/1/2020).dimana Karim merasakan tekanan dan rasa tak nyaman dalam menjalankan usaha warung kopinya dikarenakan atap seng kedainya dibongkar oleh beberapa pria atas perintah Tatok.

” karena saya lihat siang itu pagar dan atap saya dibongkar oleh Tatok Cs didepan mata saya dan beberapa saksi dan Tatok bilang ke saya “pergi lapor kau sama Polisi”..Jelas Karim menirukan ucapan Tatok.kepadanya saat warungnya dirusak.

Lanjut Karim lagi..”Saat ini warung kopi saya tak beratap disamping jadi kalau hujan ya kena banjirlah warungku ini ukarnya.Memang biadab kalilah perbuatan mereka itu kita uda puluhan tahun disini buka warung dan sambil merawat areal bekas kantor inipun dirusakk  sama mereka.”Entah apa maunya tak tau awak bang,ucap Karim mengakhiri.

Tak senang warungnya dirusak Tatok.Cs.korban yakni Karim dan keluarganya datang membuat laporan ke Polsek Percut Sei Tuan dan diterima oleh SPKT Pada tanggal 10 Januari 2020 ,sekitar Jam 00.15 Wib Korban membuat laporan kepolsek Percut Sei Tuan yang diterima oleh KaSpkt Aiptu Dabuke dan Brigadir M.Naibaho dengan Nomor STPL/84/I/2020/SPKT/Polsek Percut sei tuan.

“Saya mohon kepada Kapolsek Percut Sei Tuan agar laporan saya di Polsek Percut diproses dan ditindak lanjuti,agar Tatok.Cs ditangkap karena perbuatan Tatok Cs sudah mengganggu ketentraman pedagang.

“Dan perbuaran tersebut sudah katogori biadab karena berdampak bagi saya dan kluarga,karena saya sudah puluhan tahun berdagang diareal tersebut “Jelas Karim dengan nada sedih. (spi/red)