Pangdam I/BB Ungkap 4 Oknum TNI AD Pelaku Penembakan Wartawan di Simalungun

69

Polisi Militer menggiring 4 oknum TNI AD yang terlibat kasus penembakan tewaskan wartawan di Simalungun. 

“Saya selaku Pangdam I/BB berkomitmen untuk mengusut tuntas dan terang benderang tanpa intervensi dan kasus ini sudah saya laporkan pada Kasad, Asintel Kasad serta Danpuspomad. Kasus ini juga siap kita limpahkan ke Oditur Militer untuk disidangkan,” ujar Mayjen TNI Hasanuddin kepada wartawan di Aula Pomdam I/BB Jalan Sena Medan, Selasa (27/7/2021) sore.

“Tim penyidik dari Pomdam I/BB telah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi sebanyak 15 orang. Dengan tersangka Praka AS selaku eksekutor yang bertugas di salah satu satuan di jajaran Kodam I/BB,” kata Hasanuddin.

Mayjen TNI Hasanuddin menjelaskan, insiden penembakan terhadap Marshal (korban) hanya untuk memberi pelajaran. Dari hasil penyelidikan dan interogasi, tersangka Praka AS bukan bermaksud membunuh, hanya memberi pelajaran.

Terkait kasus penembakan yang menewaskan Marshal, Pomdam I/BB menyita barang bukti di antaranya, 1 unit senjata api FN rakitan, 1 senjata api HW 654 K, 1 senpi G2 Combat kaliber 9 mm, 3 unit HP.Selanjutnya 3 butir peluru kaliber 22 mm buatan Korea, 1 butir peluru kaliber 39 mm buatan Pindad, 10 butir peluru 32mm buatan Spanyol dan 27 butir amunisi F 46 buatan Pindad, serta 1 BPKB kendaraan, 1 unit sepeda motor Honda Beat BM 5177 JT dan 1 Toyota Fortuner BK 1946 dan 1 Toyota Innova BK 1039 TV.(spi/hs)