Pemerintah Setempat Kurang Perhatian,Jalan Kabupaten Yang Menghubungkan Tiga Kecamatan Rusak Parah

Dairi,sinarpagiindonesia.com – Sepanjang lebih dua Kilometer jalan Kabupaten penghubung antar tiga desa yakni desa Bangun desa Bangun 1 Kecamatan Parbuluan menuju Desa Sitinjo 1 Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi kondisinya kupak kapik

Pantuan Sinar Pagi Indonesia langsung dari lokasi desa Bangun, menuju desa Bangun 1 Kecamatan Parbuluan seterusnya menuju desa Sitinjo 1 Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi melihat kerusakan infrastruktur jalan sudah rusak parah membentuk lobang dengan berbagai ukuran kecil dan besar menganga berada di badan jalan.

Kepala desa Bangun Kecamatan Parbuluan, Japirin Sihotang mengakui jika jalan asset milik Pemda Dairi itu sudah mengalami kerusakan parah.

Disebutkan, sudah lebih 10 tahun infrastruktur jalan yang dimaksud telah mengalami kerusakan namun hingga sekarang belum ada perbaikan.

Jalan penghubung tiga desa ini disebutkan Japirin Sihotang termasuk jalan lintas padat dilalui kenderaan setiap harinya sehingga perlu perbaikan yang mendesak.

“ banyak transportasi pengangkut hasil bumi dari beberapa desa menuju Sidikalang ibukota Kabupaten Dairi mesti terseok seok ketika melintas” ujarnya.

Ketika ditanyakan apakah kondisi jalan rusak parah itu sudah pernah dilaporkan ke instansi terkait di Sidikalang?

Japirin Sihotang mengaku bersama Kepala Desa Bangun 1 dan kepala Sitinjo 1 pernah melaporkan kondisi jalan desa mereka yang dimaksud, bahkan hampir setiap tahun dibahas di Muesrenbang namun sampai sekarang masih belum tersentuh pembangunan.

Untuk itu, Japirin Sihotang berharap agar perbaikan jalan di desanya ini segera diperbaiki oleh intansi terkait karena sudah sangat mendesak demi kelancaran roda perekonomian desa karena menurutnya, infrastruktur jalan berkaitan erat dengan lancarnya roda Perekonomian petani

“ jika jalan bagus roda perekonomian dengan sendirinya juga lancar “ ujarnya mengakhiri pembicaraan ( spi/Ginting)

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *