Polres Sergai Musnahkan Tangkapan Barang Bukti Narkoba

244

Sergai,sinarpagiindonesia.com – Polres Serdang Bedagai gelar pemusnahan Barang Bukti Narkotika hasil dari penangkapan jajaran Polres dan Polsek diwilayah hukum kabupaten Serdang Bedagai berlangsung di Halaman Mapolres Sergai, kecamatan Sei Rampah, kamis (19/3/2020)

Pemusnahan Barang Bukti Narkotika itu dipimpin langsung Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robinson Simatupang di dampingi oleh wakil Bupati Sergai H.Darma Wijaya dan disaksikan Kejari Sergai Paian Tumanggor, Kepala BNN Sergai Adlin Tambunan, Kaur Narkoba Bid Labfor Cabang Medan KOMPOL Hendri Ginting serta para undangan

Dalam paparannya Kapolres Sergai AKBP Robinson Simatupang mengatakan Jumlah Barang Bukti Narkotika yang di musnakan sebanyak Narkotika Jenis shabu 473,78 gram, Narkotika Jenis Pil extacy 1155 gram dan Narkotika jenis Ganja 170,5 gram, katanya

“dari semua barang bukti Narkotika ini didapat dari 5 LP dengan 6 tersangka, tambahnya

Sementara wakil Bupati Sergai H.Darma Wijaya mewakili Bupati Sergai dan Pemerintahan Kabupaten Serdang Bedagai menyampaikan Apresiasi kepada jajaran Polres Sergai khususnya kepada Kapolres Sergai AKBP Robinson Simatupang dalam hal Pemberantasan Narkoba di kabupaten Serdang Bedagai

Dikatakan nya semenjak Polres Sergai di dalam kepemimpinan Pak Robin tindak kejahatan di kabupaten Sergai semakin berkurang terutama dalam penindakan peredaran Narkoba, hal ini sangat dirasakannya

Harapannya Polres Sergai tidak puas sampai disini saja didalam hal pemberantasan Narkotika serta kejahatan lainnya, semoga Polres Serdang Bedagai Semakin tambah Sukses,ungkapnya

Sebelumnya, Kapolres Sergai AKBP Robinson Simatupang mengatakan untuk pengedar Narkotika Shabu dan Ectacy dikenakan Pasal 114 ayat (2) Subs pasal 112 ayat (2) sementara Untuk pengedar Narkotika jenis Ganja dikenakan Pasal 114 ayat (2) Subs pasal 111 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 dengan Ancaman hukuman penjara paling singkat 10 tahun dan paling lama seumur hidup, denda paling sedikit Rp.10 Milyar dan paling banyak Rp.100 Milyar, pungkasnya.(muhamad siddik)