Pub M – One Batam Sediakan Lokalisasi Perjudian Bola Pimpong Bermodus Karoke

124

Batam,sinarpagiindonesia.com – Aktivitas permainan bola pimpong dengan modus Karaoke, di kawasan Harborbay, Batam, memberikan kepuasan tersendiri bagi pelanggannya dengan menyediakan fasilitas diskotique, KTV, Lounge, Pub dan juga dilengkapi dengan alat-alat permainan bola, yang digunakan untuk tujuan perjudian.

Bentuk dan jenisnya juga beraneka ragam, semua menjanjikan keasyikan bermain dan keuntungan, jika memenangkan permainan.

Dari pantauan awak media, tempat permainan bola ini, cenderung eksklusif, karena berada dalam ruangan Hold, VIP ,dengan layar khusus yang terhubung di dalam ruangan.

”Kalau bola pimpong, setiap pemain bisa memasang taruhan di dalam room, karena ada layar khusus yang terhubung di dalam ruangan,” terang salah satu wasit yang juga merupakan salah seorang pekerja karaoke.

Ia mengatakan, permainan bola pimpong tersebut dimulai pada pukul 16.00 WIB, hingga pukul 03.00 WIB di dalam room. Pemain dapat memesan nomor angka yang akan di putar minimal Rp 10 ribu dengan hadiah Rp 220 ribu.

“Jika nomor pesanan tersebut keluar, dapat dilihat dalam monitor ruangan tersebut,” katanya singkat.

Modus judi bola pimpong ini, tamu karaoke bisa memasang angka yang dipesan pada kertas bertuliskan voucher minuman yang terdapat urutan angka mulai dari 1 hingga 24. Untuk mengelabui petugas, pihak pengelola membuat nama-nama minuman yang tertulis di kertas undian tersebut.

Untuk melihat nomor yang keluar, pemain melihat dari layar yang terdapat di dalam room karaoke. Pada layar tersebut, terdapat video bola pimpong di dalam sebuah tabung kaca. Nantinya, bola tersebut akan diaduk dan salah satu bola akan terlempar keluar tabung.

Tentu kehadiran praktek permainan judi bola pimpong di Pub M-One Batam ini menimbulkan tanda tanya, izin darimana saja yang diterima oleh pihak pengusaha tersebut untuk menjalankan bisnis haramnya tersebut.

Terpisah, Ketua komisi 1 DPRD Kota Batam, Budi Mardyanto saat dikonfirmasi mengenai lokalisasi perjudian tersebut, enggan berkomentar.(spi/tim)