Puspenerbal, Merangkai Kompetisi Dan Menguji Kompetensi Prajurit Rajawali Laut

146

Sidoarjo, Puspenerbal, www.sinarpagiindonesia.com (28/12)Komandan Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal) Laksamana Muda TNI Edwin membuka lomba Pembinaan Satuan (Binsat) antar satuan kerja yang ada di Puspenerbal di Helideck Simulator Juanda Sedati Sidoarjo, Selasa (28/12/2021).

Komandan Puspenerbal membuka lomba dengan mengangkat bendera start sebagai tanda dimulainya ajang lomba bergengsi tersebut.

Laksda TNI Edwin menyatakan merasa bangga bisa bersama-sama prajurit petarung Puspenerbal mengikuti kompetisi bergengsi sebagai pembuktian bahwa prajurit Puspenerbal adalah prajurit petarung yang hebat.

“Pada kesempatan ini lanjutnya, para prajurit akan berlatih menunjukan kemampuan individu dan beregu sebagai perwakilan yang membawa kehormatan dari satuan masing-masing. Junjung tinggi sportivitas dan kejujuran”, ujar Laksamana Bintang Dua ini.

Diakhir amanatnya Komandan Puspenerbal mengatakan bahwa lomba Binsat ini, juga sebagai tolak ukur bagi keberhasilan setiap satuan dalam membina kemampuan dasar prajurit dengan menguji keterampilan dan ketangkasan untuk memupuk jiwa korsa serta mendapatkan data kemampuan individu dan satuan dalam upaya membentuk karakter sebagai prajurit yang handal.

Materi lomba yaitu Renang militer dan Dayung Perahu Karet di Helideck Simulator, Lari, Menembak di lapangan tembak Puspenerbal, Tarik Pesawat di Hanggar Fasharkan, Membalik Ban di Apron Ron 800, Memanah di Mako Wing Udara 2, Labirin Orienteering di lapangan Bekud, Lempar Kapak dan Pisau di lapangan MI-4, Halang Rintang di lapangan Kayu Putih dan finish di Lapangan Dakota Lanudal Juanda.

Lomba Binsat tahun 2021 ini diikuti 30 tim yaitu 16 tim dari satuan-satuan jajaran Puspenerbal, 3 tim Kowal, 3 tim PNS, dan 8 tim Exebisi, dimana satu tim terdiri dari 5 orang.

Para peserta memulai start di Helideck Simulator dimana peserta diuji kemampuan berenang dan mendayung perahu karet, kemudian berlari menuju lapangan tembak untuk diuji skil kemampuan menembaknya, selanjutnya berlari menuju hanggar dan Apron untuk menyelesaikan uji kekuatan yaitu menarik pesawat nomad dan menggulingkan ban, kemudian dilanjutkan memanah, setelah itu para peserta diuji keterampilan dan kerjasama dengan permainan ketangkasan di labirin, lempar kapak dan pisau, panjat tali dan halang rintang.(spi/red)