Saldo BPNT Kosong, Kadis Sosial Lampura : Tugas Dan Tanggung Jawab Operator SIKNG Dan Aparat Desa Dan Kelurahan

1229

Lampung Utara, www.sinarpagiindonesia.com Ditengah situasi Pandemik Covid 19 penyaluran bantuan sosial sangatlah diperlukan oleh masyarakat, namun Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau juga dikenal Program Sembako (Prosam) di Kabupaten Lampung Utara harus gigit jari karena saldo rekening mereka kosong sehingga gagal mendapatkan bantuan berupa sembako senilai Rp 200.000 dari pemerintah pusat.

Saat dikonfirmasi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Lampura, Eka Dharma Thohir membenarkan kejadian tersebut dan yang menjadi penyebab utama adalah data kependudukan banyak yang tidak valid, adanya rekening ganda dan perbaikan data dari operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) kelurahan dan desa tidak optimal.

“memang terdapat banyak faktor sehingga menyebabkan saldo KPM kosong, seperti data kependudukan yang tidak online, ganda alamat, dan lainnya. Dan Dinsos Kabupaten berusaha menyampaikan segala permasalahan tersebut ke pusat yang dalam hal ini Kemensos dan Capil Pusat” jelas Eka, Rabu (04/08/2021).

Selanjutnya Kadis Sosial menegaskan bahwa perangkat desa dan kelurahan masing-masing bersama operator SIKNG harus proaktif untuk membenahi kesalahan tersebut.

“saldo kosong akan terus terjadi bila tidak diperbaiki, maka bagi KPM yang memiliki masalah serupa laporkan kepada operator Desa sehingga dapat diketahui penyebabnya, pihak desa dan kelurahan meneruskan ke Pendamping kecamatan agar diajukan ke Dinsos untuk diajukan ke Pusat” imbuh Eka.

Dia juga berharap agar pihak Aparatur Desa maupun Kelurahan harus membantu KPM yang bermasalah agar data kependudukan mereka dapat diperbaiki dan pada bulan berikutnya dapat menerima bantuan sosial tersebut.

“kami berharap masing-masing kerjasama seluruh pihak, perjuangkan hak masyarakat karena seluruh pekerjaan di desa dan kelurahan telah memiliki insentif dari pemerintah dan jangan pernah berpikir ini bukan pekerjaan mereka” tegas Eka.(SPI/biro/*)