Satnarkoba Polres Labuhanbatu Tangkap Dua Orang Pengedar dan Kaki Tangannya

33

Labuhanbatu,sinarpagiindonesia.com – Dua orang pengedar sabu dan kaki tangannya berhasil ditangkap oleh Personil Sat Narkoba Polres Labuhanbatu dipimpin Kasat AKP Martualesi Sitepu SH.,MH dan Kanit Idik I IPDA Sarwedi Manurung di  Jalan karya kelurahan  Negeri lama kec. Bilah hilir Kab.Labuhan batu  sabtu 09/10/2021

Keduanya merupakan SA alias Manohara (39)warga dusun Sei tampang kec. Bilah hilir,Kab. Labuhanbatu dan RF Alias Kiki (25)warga jalan pendidikan kek.Negeri lama  kec.Bilah hilir .

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan,SIK.,MH Melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi,SH.,MH menerangkan penangkapan kedua Tersangka diawali dengan penyelidikan undercoverbuy terhadap RF ( Kiki) kemudian dikembangkan ke tersangka SA (Manohara) yang ketika itu berada dalam rumah bersama suaminya panggilan Ges (39) berhasil melarikan diri saat penggerebekan dirumah mereka yang ber alamat di Dusun Sei Tampang.

Manohara sendiri menerangkan sudah dua tahun mengedarkan narkotika jenis sabu. ibu rumah tangga empat orang anak ini mengaku meraup keuntungan Sekitar Rp700.000,- per minggu.

Adapun Kiki  merupakan seorang Residivis yang baru selesai menjalani hukuman pada bulan April 2021 dalam kasus tindak pidana narkotika

Dari hasil interogasi petugas tersangka Manohara menjelaskan mendapat pasokan narkoba dari seseorang   warga Senna yg sampai sekarang masih dilakukan penyelidikan

Kedua Tersangka  mengaku menjual narkoba untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Saat ini tersangka tersangka dan barang bukti dua bungkus  plastik klip transparan berisi kristal putih yg diduga Narkotika jenis sabu seberat satu gram netto,satu bungkus plastik klip transparan berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu seberat 0,38 netto,satu  buah HP Nokia warna hitam.

Diamankan di polres labuhanbatu untuk proses selanjutnya.Pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (1)subs pasal 112 ayat (1) dari undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara”terang Kasat (spi/heri )