Sebanyak 1400 Lansia Mendapat Suntikan Vaksin Di Yayasan Bhakti Suci Kota Pontianak

119

Pontianak,www.sinarpagiindonesia.com Sebanyak 2000  lansia Kota Pontianak yang Sudah mendapat usia 60 tahun ke atas disuntik vaksin cinovac untuk mencegah covid 19, kegiatan ini merupakan kerjasama Yayasan Bhakti Suci dengan Rumah Sakit Kharitas Bhakti, Kegiatan dilaksanakan di kantor Yayasan Bhakti di jalan Gajah Mada Pontianak,Jumat (19/03/2021 )

Susanto Muliawan Lim Ketua Yayasan Bhakti Suci kepada media ini menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kerja sosial kemasyarakatan Yayasan Bhakti Suci dalam merespon program pemerintah terkait Vaksinasi Covid 19.

“Sebanyak 1400 yang sudah di vaksin,harapan 2000 target untuk  mendapat suntikan vaksin, sebenarnya yang sudah mendaftar ada Dua ribu lebih,” jelas Susanto Mulyawan Lim alias Ahong.

Hari ini merupakan suntik Vansin gelombang yang pertama, 28 hari kemudian akan dilakukan penyuntikan tahap kedua Pada tgl 25 Maret ini

Ditempat yang sama Direktur RS Kharitas Bhakti Krisna Khardianto menjelaskan bahwa sebelum dilakukan vaksinasi, terlebih dahulu dilakukan skrining, untuk memastikan boleh atau tidaknya seseorang menerima vaksin. Kalau tensi tinggi di atas 200 maka yang bersangkutan tidak boleh di beri vaksin.

Demikian juga halnya dengan penyakit lainnya, misalnya diabetes. Kalau diabetesnya tidak terkontrol maka yang bersangkutan juga tidak boleh divaksin.

“Sejauh penyakitnya terkontrol boleh divaksin,” ujar dia.

Satu hari yang mendapatkan suntikan vaksin 180 tapi yang sudah mendaftar 2000 lebih yang sudah terealisasi 1400

Susanto Mulyawan  berharap masyarakat tidak takut divaksin. “Jangan Takut divaksin, bagus koq, buktinya saya sudah divaksin alhamdulilah sehat-sehat saja, malah merasa Pede,” katanya

Harapan kedepan masyarakat lebih mengedepan kan himbauan pemerintah supaya kita ini jangan sampai penyebaran covid itu luar biasa,Suntikan vaksin ini pencegahan imunisasi,supaya kita itu menjaga diri sendiri intinya menyayangi diri sendiri dari penyebaran covid 19 ungkap Susanto Muliawan lim kepada Awak media .(spi/dng)