Serapan Vaksinasi Dibawah 50 Persen,Lampura Masih Zona Kuning

138

Lampura,sinarpagiindonesia.com – Pandemi Covid 19 masih melanda Indonesia bahkan masyarakat harus siap berdampingan dengan virus tersebut. Beberapa skema telah disiapkan Pemerintah untuk proses Pandemi ke Endemi.

Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara mencatat nol pasien terkonfirmasi positif Covid 19 pada Senin (15/11) kemaren, namun kondisi tersebut tidak merubah status Lampura dari Zona Kuning atau PPKM level Tiga.

Plt. Kepala Dinkes Lampura, dr. Maya Natalia Manan menjelaskan penetapan level PPKM itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 58 tahun 2021 yang berlaku sejak 09 November sampai 22 November 2021.

“penentuan level Tiga tidak hanya tergantung dari kasus terkonfirmasi positif Covid 19 tapi pencapaian Vaksinasi, dan untuk masuk level dua minimal Vaksinasi tahap pertama 50 persen, sedangkan Lampura Vaksin bagi 458.561 sasaran pada dosis pertama sudah ada 225.424 yang divaksin atau 49,16 persen sedangkan dosis kedua 92.334 orang atau 20,14 persen” jelas Maya Manan, Selasa (16/11/2021).

Maya menambahkan Indikator tersebut yang mendasari Kabupaten Lampung Utara masih masuk PPKM level Tiga namun pihaknya optimis kedepannya akan terjadi penurunan menjadi PPKM level dua.

“saat ini persentase Vaksinasi tahap pertama kita telah 49,16 persen dan mudah-mudahan tanggal 22 November terjadi penurunan ke level dua dan salah satu kendala yang dihadapi karena ketersediaan Vaksin yang masih terbatas namun masih dapat terkendali” imbuh Maya Manan.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Lampura, Dian Mauli turut menerangkan percepatan Vaksinasi untuk membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok terus dilakukan dengan bekerjasama dengan aparat Kepolisian dan TNI melakukan vaksinasi ke desa-desa dan gerai Vaksin.

“intinya jumlah kasus positif, jumlah pasien Covid 19 yang di rawat, dan kasus kematian terkonfirmasi positif Covid 19 dalam 2 minggu terakhir cukup baik hanya menunggu capaian Vaksin dan pelaksanaan testing,tracing dan treatmen, selain itu kita telah membentuk tim relawan vaksin sehingga diharapkan kita bisa turun ke PPKM level dua” pungkas Dian.(SPI/biro/*)