Upacara Pemakaman Penghormatan Terakhir Kepada Perwira Kapal Pengawas Perikanan Sebagai Benteng KKP

43

Jakarta, www.sinarpagiindonesia.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melaksanakan upacara pemakaman untuk penghormatan terakhir kepada Perwira Kapal Pengawas yang meninggal dunia. Upacara penghormatan yang dilaksanakan di Pontianak pada Selasa (7/9/2021) tersebut merupakan bentuk penghormatan atas jasa-jasa almarhum sebagai Perwira Kapal Pengawas yang menjadi garda terdepan dalapengawasan sumber daya kelautan dan perikanan. Selasa 7/9/21.

“Kami hadir disini mewakili Bapak Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, tentu sebagai unsur negara, menyampaikan rasa duka yang mendalam dan memberikan penghormatan kepada almarhum, Sdr. Gabrial Tjung,” ujar Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin saat mejadi Inspektur Upacara pemakaman tersebut.

Adin menyampaikan bahwa KKP tentu sangat berduka atas kepergian almarhum yang gugur pada saat melaksanakan tugas negara. Gabrial Tjung merupakan Mualim II Kapal Pengawas Perikanan Hiu Macan 03, terakhir kali bartugas di Stasiun PSDKP Kupang. Almarhum diketahui meninggal saat ditugaskan di Makassar pada Jumat (3/9/2021).

“Almarhum gugur dalam penugasan, tentu sebagaimana ketentuan yang berlaku akan kami usulkan untuk memperoleh kenaikan pangkat anumerta,” terang Adin.

Sementara itu, Direktur Pemantauan dan Operasi Armada Pung Nugroho Saksono menyampaikan almarhum dikenal sebagai sosok perwira yang berani dan loyal terhadap institusi. Sepanjang karirnya sebagai awak kapal pengawas, dia telah ditugaskan di beberapa Kapal Pengawas Perikanan diantaranya di KP. Hiu 04, KP. Hiu Macan 01, KP. Hiu 09, KP. Hiu 10 dan KP. Hiu Macan 03.

“Sejak masih CPNS almarhum memang penugasannya di Kapal Pengawas, salah satu perwira yang kami andalkan dalam pemberantasan IUU Fishing,”ujar Ipunk.

Gabrial Tjung merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Direktorat Jenderal PSDKP KKP. Dia lahir di Kupang pada 20 November 1975, Gabriel menghembuskan nafas terakhirnya di Makassar pada usia 45 tahun.(spi/dng)

HUMAS DITJEN PSDKP