Nagan Raya,sinarpagiindonesia.com –Dalam upaya memperkuat sistem keselamatan kerja dan tanggap darurat bencana di wilayah operasional serta lingkungan sekitar, PT. Fajar Baizuri & Brothers menggelar kegiatan Simulasi Tanggap Darurat Penanggulangan Kebakaran pada Rabu, 29 Juli 2026.
Kegiatan ini berlangsung di area perkebunan perusahaan di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh.
Kegiatan strategis ini turut dihadiri dan disaksikan oleh perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nagan Raya.
Selain memperagakan skenario evakuasi, teknis koordinasi jalur komando, hingga keterampilan praktik pemadaman api menggunakan Sarana dan Prasaran Pemadam Kebakaran yang dimiliki perusahaan sesuai Permentan No. 6 Tahun 2025, termasuk juga menggunakan APAR dan Mobil Damkar Perusahaan, PT. Fajar Baizuri & Brothers juga menyampaikan pentingnya pembentukan Desa Mandiri Peduli Gambut (DPMG) di Desa-desa sekitar konsesi perusahaan sesuai Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor : S.385/A/F/PKL.4.5/B/06/2025 tentang Pencegahan Kebakaran Lahan Gambut di Areal Usaha dan/atau Kegiatan dan Desa Sekitarnya.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam membangun perlindungan kawasan gambut berbasis partisipasi masyarakat.
Sebagai wujud dukungan nyata bagi operasional DPMG di masing-masing desa.
PT. Fajar Baizuri & Brothers pada tahap awal ini baru menyerahkan bantuan paket alat pemadam kebakaran kepada 3 (tiga) desa dari 5 desa yang direncanakan, yaitu Desa Cot Rambong, Desa Padang Panyang dan Desa Cot Mue.
Manajemen PT. Fajar Baizuri & Brothers menegaskan bahwa keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, dan hubungan harmonis dengan warga sekitar merupakan prioritas utama perusahaan.
“Kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, melainkan butuh kolaborasi yang kuat antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kawasan gambut memiliki karakteristik tersendiri yang memerlukan kewaspadaan ekstra.
Melalui simulasi ini, kami menguji kesiapan internal sekaligus membentuk DPMG di desa sekitar. Bantuan alat pemadam yang kami berikan ke Desa Cot Rambong, Padang Panyang, Cot Mue, dan Alue Siron diharapkan menjadi garda terdepan penanganan dini jika terjadi potensi kebakaran diwilayah masing-masing desa,” ujar perwakilan manajemen PT. Fajar Baizuri & Brothers, [Leo Dediyanto selaku Area Manager].
Perwakilan dari BPBD dan DLH
Kabupaten Nagan Raya mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan oleh PT. Fajar Baizuri & Brothers. Sinergi ini dinilai sangat krusial untuk menjaga stabilitas ekosistem lingkungan dan meminimalkan risiko bencana di Kabupaten Nagan Raya.
Melalui DPMG dan penyerahan unit alat pemadam kebakaran ini, diharapkan koordinasi awal saat terjadi potensi bahaya dapat direspons secara cepat, terukur, serta kolaboratif demi menciptakan lingkungan kerja dan pemukiman warga yang aman dari ancaman kebakaran.(spi/red)








