Home / Semua Berita / Daerah / Kasus Dugaan Penganiayaan di PT.SSM Bergulir Jurnalis April Siregar Tak Terpancing Perang Opini

Kasus Dugaan Penganiayaan di PT.SSM Bergulir Jurnalis April Siregar Tak Terpancing Perang Opini

Aceh Singkil,sinarpagiindonesia.com – Kasus dugaan penganiayaan jurnalis di kawasan Pos PKS PT Global Sawit Semesta (SSM) terus bergulir. Di tengah bantahan yang dilontarkan pihak Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPTI), korban yang juga jurnalis Barak1News.com, April Siregar, memilih bersikap tenang dan tidak terpancing masuk ke dalam perang opini.

Saat dikonfirmasi langsung di kediamannya di Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Rabu (9/9/2026), April enggan menanggapi panjang lebar klarifikasi sepihak yang menyangkal keterlibatan anggotanya.

Dengan nada tegas namun tenang, April menegaskan dirinya tidak akan terjebak perdebatan di luar jalur hukum.

“Saya tidak akan berspekulasi. Saya tetap berpegang teguh pada proses hukum yang sedang berjalan,” ujar April Siregar secara singkat, padat, dan lugas.

Pernyataan itu seolah menjadi sinyal jelas: ia menyerahkan sepenuhnya penegakan kebenaran kepada aparat penegak hukum.

Sebagaimana diketahui, April telah melaporkan secara resmi dugaan penganiayaan yang dialaminya saat menjalankan tugas jurnalistik di sekitar area PKS PT SSM. Insiden tersebut diduga terjadi ketika korban sedang melakukan peliputan di lokasi.

Saat ini, laporan tersebut telah resmi diterima dan kasusnya sedang dalam penanganan intensif pihak berwenang di Aceh Singkil.

April berharap proses hukum berjalan transparan, objektif, dan profesional. Langkah ini diambilnya bukan hanya demi keadilan pribadi, melainkan agar kejadian serupa tidak kembali menimpa rekan-rekan jurnalis lain yang sedang mengabdi menjalankan tugas di lapangan.(spi/muji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *