Suara warga tidak bisa lagi dibungkam!
Subulussalam,sinarpagiindonesia.com –PERSADA (Persatuan Pemuda Dasan Raja) bersiap turun ke jalan dalam aksi besar yang direncanakan akan mengguncang kawasan industri PT Global Sawit Semesta. Dipimpin langsung oleh Ihsan Manik, ratusan pemuda akan mengepung gerbang pabrik pada Selasa, 15 September 2026, dengan tekad bulat: tidak akan bubar sebelum semua tuntutan dipenuhi!
Hari/Tanggal Selasa, 15 September 2026,
Waktu Mulai Pukul 10.00 Pagi,
Lokasi Depan Gerbang Pabrik PT GSS Global Sawit Semesta,
Perkiraan Massa 100–500 Orang, Pemimpin Aksi Ihsan Manik
5 TUNTUTAN YANG AKAN DIORASIKAN DI DEPAN GERBANG PT GSS:
1️⃣ Kewajiban Plasma Harus Segera Direalisasikan!
Sesuai amanat Undang-Undang — jangan main-main dengan hak kami! Yang tertulis di kertas harus terwujud di kenyataan!
2️⃣ Lapangan Kerja Utamakan Pemuda Setempat!
Kami tidak mau lagi melihat orang luar mengisi lowongan sementara putra-putri Dasan Raja menganggur di tanah sendiri!
3️⃣ Dana CSR Bukan Janji — Harus Nyata!
Tanggung jawab sosial perusahaan harus langsung dirasakan pemuda! Bukan sekadar kata-kata manis di atas kertas!
4️⃣ Limbah Pabrik Harus Dipindahkan Sekarang!
Udara, air, dan lingkungan kami sudah terganggu! Kesehatan warga lebih mahal daripada keuntungan perusahaan!
5️⃣ Pabrik Harus Dipindahkan dari Pemukiman!
Keberadaannya sudah meresahkan warga! Kami minta dipindahkan ke lokasi yang tidak mengganggu kehidupan masyarakat!
– Ketua Aksi: Ihsan Manik
– Koordinator Aksi: Muji
– Korlap I: Dayat
– Korlap II: Zulkifli Simajuntak
– Korlap III: Irfan Heriyanto Bancin
IHSAN MANIK, mengatakan
“Kami sudah sabar terlalu lama. Janji demi janji kami terima, tapi kenyataan tetap kosong. Maka pada 15 September nanti, kami datang sendiri menagihnya. Kami tidak akan pulang, tidak akan bubar, tidak akan mundur — sebelum PT GSS duduk bersama kami dan memberikan kepastian tertulis atas semua tuntutan kami! Dasan Raja bukan tempat diambil untungnya lalu ditinggalkan begitu saja!”
Pemberitahuan resmi sudah disampaikan kepada pihak kepolisian. Aksi direncanakan berjalan damai, tertib, namun teguh. Seluruh warga diimbau untuk hadir, bersatu, dan menjaga keamanan bersama.(spi/muji)








