Aceh Singkil,sinarpagiindonesia.com –, Sebanyak 23 anggota kepolisian dari jajaran Polres Aceh Singkil turut serta dalam kegiatan Pendidikan Pengembangan (Dikbang) Dasar Reserse Mandiri. Kegiatan ini dilaksanakan secara dalam jaringan (daring) dengan koneksi langsung ke Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Bareskrim Polri, berpusat di Aula Restorative Justice Mapolres Aceh Singkil, Rabu (21/05/2026).
Para peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan personel yang bertugas di bidang Fungsi Reserse Kriminal (Reskrim) maupun Fungsi Reserse Narkoba (Resnarkoba). Program pendidikan ini akan berlangsung selama lebih dari satu bulan, terhitung mulai tanggal 21 Mei hingga 24 Juni 2026, dan menjadi langkah strategis dalam upaya berkelanjutan untuk mengasah kemampuan serta meningkatkan kualitas profesionalisme seluruh anggota, khususnya dalam ranah tugas penyelidikan dan penyidikan.
Selama masa pendidikan, para peserta akan dibekali dengan beragam materi pokok yang disampaikan langsung oleh para instruktur dan tenaga pengajar berkompeten dari Bareskrim Polri. Materi yang disajikan mencakup dasar-dasar pelaksanaan penyelidikan dan penyidikan, teknik penanganan perkara yang tepat dan sesuai aturan, tata kelola administrasi perkara yang rapi dan sah secara hukum, hingga penguatan karakter serta etika profesi agar anggota reserse semakin tangguh dan bertanggung jawab saat bertugas langsung di lapangan.
Kapolres Aceh Singkil, AKBP Joko Triyono, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting dan strategis bagi pembangunan sumber daya manusia di lingkungan kepolisian. Menurutnya, peningkatan kemampuan anggota merupakan kunci utama dalam mewujudkan pelaksanaan tugas penegakan hukum yang memenuhi standar profesional, modern, serta mampu membangun kepercayaan tinggi dari masyarakat.
“Melalui pelaksanaan Dikbang Dasar Reserse Mandiri ini, kami sangat berharap setiap peserta dapat menyerap ilmu dan keterampilan yang disampaikan, sehingga terjadinya peningkatan pemahaman dan kemampuan nyata saat menjalankan tugas-tugas reserse. Hal ini bertujuan agar kami dapat memberikan pelayanan penegakan hukum yang maksimal, adil, dan terbaik bagi seluruh masyarakat di wilayah hukum Aceh Singkil,” ungkap Kapolres.
Lebih lanjut, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi teknis semata, namun juga berfungsi sebagai wadah pembinaan mental dan karakter. Hal ini disiapkan agar seluruh personel semakin matang dan siap menghadapi berbagai tantangan serta dinamika permasalahan hukum yang kian beragam dan kompleks di tengah masyarakat, terutama dalam penanganan kasus-kasus kriminalitas maupun penyalahgunaan narkotika.
Sepanjang proses pembukaan dan pelaksanaan tahap awal kegiatan, suasana berlangsung dengan sangat tertib, kondusif, dan lancar. Terlihat seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian materi dengan sikap serius, penuh perhatian, serta antusiasme yang tinggi, menunjukkan komitmen kuat untuk terus belajar dan mengembangkan diri demi kemajuan institusi Polri.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata keseriusan Polres Aceh Singkil dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan siap melindungi, mengayomi, serta melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.
(spi/muji)








