Medan, www.sinarpagiindonesia.com – Cafe Dopamine yang berada di salah satu perumahan Elite di kawasan Medan Johor, membeli isi atau refil gas Lpg 50 kg yang diduga hasil dari oplosan.
Berdasarkan informasi dan pantauan dari narasumber ada mobil pickup yg tertutup tidak dilengkapi dengan nama PT atau Agen Gas Lpg Nonsubsidi menurunkan Tabung besar 50 kg .
“Biasanya mobilnya datang 3 hari sekali turunkan 5 sampai 10 tabung gitu, harganya pun jauh sekali dibawah harga yang agen resmi, tadi kata anggotanya yg ngantar bosnya namanya Asiong” ujar narasumber.
Menanggapi hal tersebut, Pemimpin Redaksi sinarpagiindonesia.com. Wahyudi, mendesak untuk Dinas dinas terkait yang berada dibawah Pemerintah Kota Medan, Pertamina ataupun Aparat Penegak Hukum menelusuri dari Hulu ke Hilir Pendistribusian dan penjualan Lpg 50 kg yang diduga ilegal ini karena penjualan dibawah harga resmi .
Praktik pendistribusian dan penjualan Lpg 50 kg ilegal ini menjadi ancaman serius bagi Agen agen resmi yang ditunjuk oleh Pertamina dan berpotensi menimbulkan kerugian Negara dari Fiskal dan Pajak.
(spi/ld)









