Home / Semua Berita / Daerah / Korban Duga CCTV Pos Satpam PT SSM Sengaja Dihilangkan, Padahal Rekaman Sebelumnya Pernah Jadi Barang Bukti

Korban Duga CCTV Pos Satpam PT SSM Sengaja Dihilangkan, Padahal Rekaman Sebelumnya Pernah Jadi Barang Bukti

Aceh Singkil,sinarpagiindonesia.com –Dugaan penghilangan barang bukti mencuat dalam kasus pengeroyokan di lokasi PT Singkil Sejahtera Makmur (SSM) Desa Mandumpang kecamatan Suro Makmur yang menimpa Saur Manik dan 3 rekannya pada Senin 7 September 2026 . Korban menyebut rekaman CCTV di pos satpam PT Singkil Sejahtera Makmur (SSM) hilang secara misterius setelah peristiwa pengeroyokan terjadi.

Informasi ini disampaikan langsung oleh Saur Manik, salah satu korban pengeroyokan, kepada Sinarpagiindonesia Selasa 15 September 2026

Menurut keterangan Saur Manik, sebelum kejadian pengeroyokan tersebut, CCTV di pos satpam PT SSM dalam kondisi ada dan aktif.

Bahkan, lanjut dia, CCTV tersebut pernah menjadi alat bukti. Pada bulan puasa Maret 2026 lalu, ada kejadian mobil pemangkas buah di tempat parkir. Kejadian itu berhasil terungkap berkat rekaman dari CCTV pos satpam tersebut.

“Pas bulan puasa Maret kemarin, ada mobil pemangkas buah di parkiran, itu ketahuan dari CCTV pos satpam. Jadi CCTV itu ada dan berfungsi. Ada buktinya,” ujar Saur Manik.

Namun anehnya, lanjut Saur Manik, saat kasus pengeroyokan yang menimpanya bersama 3 rekan lainnya terjadi, CCTV tersebut justru hilang.

“Setelah kejadian pengeroyokan kami, CCTV di pos satpam itu hilang. Diduga sengaja dihilangkan untuk menghilangkan barang bukti oleh oknum manajemen PT SSM,” tegas Saur Manik.

Saur Manik menduga CCTV tersebut sudah “dinikmati orang lain” atau sengaja diamankan pihak tertentu. Hilangnya CCTV di saat krusial ini menimbulkan tanda tanya besar bagi korban dan keluarga.

Pihak korban berharap aparat penegak hukum, dalam hal ini Polres Aceh Singkil, untuk mengusut tuntas dugaan penghilangan CCTV ini. Karena rekaman tersebut sangat vital sebagai barang bukti petunjuk dalam kasus pengeroyokan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PT SSM belum berhasil dikonfirmasi terkait dugaan tersebut.
(spi/muji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *