Diduga Banyak Permasalahan DD Tahun 2023 Tidak Tepat Sasaran Dispemas Dairi Turun Ke Desa Sambaliang Untuk Monitoring Rapat Tetutup


Dairi,sinarpagiindonesia.com –Akibat banyaknya permasalahan anggaran dana Desa TA.2023 lalu, Senin ( 05/02) tim Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemas) Dairi turun langsung ke desa Sambaliang.

Kepala Dispemas Dairi, Simon Toni Malau dan didampingi Kepala Bidang Pedesaan, Marhaban Kudadiri juga hadir Camat Berampu, Ramahdayani Berampu dalam kunjungannya mendadak membuat rapat tertutup dikantor Kepala desa Sambaliang.

Kehadiran Kepala Dinas PMDES Dairi untuk monitoring dana desa dan mungkin sekaligus mempertanyakan pelaksanaan penggunaan anggaran DD untuk kegiatan bidang fisik maupun kelengkapan administrasi ke Kepala Desa Sambaliang Charlon Sihombing dan perangkat desanya.

Seperti diketahui selama ini dan sudah terekspos ke media dalam berita menyebutkan penggunaan desa Sambaliang untuk pekerjaan fisik TA.2023 lalu diduga sarat permasalahan dan kurang bisa dipertanggung jawabkan dengan baik.

Pembuatan plat beton dan rabat betton sepanjang lebih kurang 200 meter dengan pagu anggaran Rp.252.000.000 berada di dusun satu desa Sambaliang hingga saat ini belum bisa dipertanggung jawabkan sebagaimana mestinya karena volume pekerjaan masih kurang sekitar 50 meter lagi.

Pekerjaan fisik yang dimaksud sebelumnya tidak mentaati aturan sebagaimana mestinya karena tidak memiliki TPKD karena Kepala desa tidak memberikan SK sama sekali kepada yang mengurusi kegiatan itu.

Pengakuan DN salah seorang perangkat desa, kepada Wartawan, ada kekurangan volume pekerjaan rabbat beton di dusun 1 desa Sambaliang sekitar 50 meter llagi.

Atas permasalahan itu, disebutkan dia tidak bertanggung jawab sebagai TPKD karena tidak ada dihunjuk maupun diberikan SK dari kepala desa Samballiang , ujarnya.

Ironisnya, ternyata kegiatan fisik itu di programkan Kepala desa Sambaliang pada tahap ke 2 namun pada kenyataan hingga kini belum selesai bahkan ada kekurangan volume pekerjaan sebagai mana mestinya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Simon Tony Malau dalam penjelasannya dilapangan mengatakan kunjungannya kelapangan untuk monitoring penggunaan dana desa Sambaliang TA.2023

Dan hasilnya banyak temuan diantaranya soal pekerjaan fisik yang masih kurang dikerjakan .

Dan anenhnya ketika cek fisik kelapangan untuk mengukur panjang volume meter tidak ada disediakan oleh TPKD sehingga gagal dilakukan (spi/Ginting)

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *