Medan,sinarpagiindonesia.com –Sungguh Ironis,menimpa oknum Polisi yang akan memasuki Purna Bakti di mintai oleh oknum bagian SDM.ini menjadi pembicaraan di kalangan Polisi tersebut bahkan,sudah di ketahui beberapa awak media dan ini menjadi pemberiatan yang exklusip.
SSeperti hal nya terjadi pada Purnawirawan Ng pensiun tahun 2024 dikenakan biaya Lima ratus ribu rupiah.
” Saya pensiun tahun 2024 bang, bayar juga Lima ratus ribu rupiah sama Bag SDM Polrestabes Medan, pada hal segala surat surat saya yang poto copy mereka tinggal susun, seharusnya itukan sudah tugas mereka bang”, tulisnya.
Demikian juga dengan R, pensiun Terhitung Mulai April 2026 dengan level pangkat terakhir Pamen, masih dipungut uang Lima ratus ribu rupiah.
Pada saat ditanya setiap tahun ada berapa jumlah anggota Polrestabes Medan yang pensiun kepada ke Empat purnawirawan mengatakan bahwa setiap bulan ada yang ngurus pensiun lebih kurang sebulannya sepuluh orang jadi setahun lebih kurang seratus orang yang pensiun.
” Di Polrestabes Medan itu setiap bulannya personil yang ngurus pensiun lebih kurang sepuluh orang jadi kalok dirata ratakan setahun itu adalah seratus orang yang pensiun kali Lima ratus ribu rupiah”, kata mereka dengan ucapan yang sama.
Diperhitungkan rata rata bila setiap tahunnya personil Polrestabes Medan pensiun berjumlah seratus orang, maka pihak Bag SDM Polrestabes Medan berhasil mengumpulkan uang pungli sebesar lebih kurang Lima puluh juta rupiah secara aman dan luput dari perhatian masyarakat.
Bahkan praktek pemerasan di Bag SDM Polrestabes Medan diduga hingga saat ini masih terjadi terhadap anggota Polri yang memasuki masa pensiun.
Terlihat beberapa anggota Polri naik turun ke lantai dua Polrestabes Medan tempat ruangan Kabag SDM dengan membawa map.
Salah satu anggota Polri berpakaian dinas lengkap dengan membawa map turun dari lantai dua sempat ditanyai wartawan media ini ada apa naik kelantai dua.
” Oh mau ngurus pensiun bang, sebentar lagi kami pensiun” ucapnya santai.
Saat ditanya apakah membayar saat mengurus pensiun, anggota Polri tersebut berhenti sejenak sambil mengamati wajah awak media ini.
” Masalah itu untuk saat ini saya tidak berani mengatakannya, terhambat nanti urusan saya”, ucapnya sambil meninggalkan awak media ini.
Seperti diketahui ruang kerja SDM Polrestabes Medan sejajar dengan ruang kerja Kapolrestabes Medan.
Untuk mendapatkan informasi yang berimbang wartawan media ini mengkonfirmasi Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H terkait praktek pungli yang dilakukan petugas Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) Polrestabes Medan kepada anggota Polri Yang memasuki masa Pensiun melalui pesan WhatsApp Jum’at 24/04/2026 siang, namun hingga berita ini ditayangkan Kombes Pol. Dr.Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., MH selaku Kapolrestabes Medan belum memberikan jawaban pada hal terlihat pesan sudah dibaca.
Apakah dengan diamnya Calvin mengindikasikan kebenaran praktek pungli di Kabag SDM Polrestabes Medan. (spi/red)









