Home / Semua Berita / Daerah / Tingkatkan Kapasitas fan Profesionslitas Prokopim Kota Subulussalam Hadiri Lokakarya Keprotokolan Apeksi

Tingkatkan Kapasitas fan Profesionslitas Prokopim Kota Subulussalam Hadiri Lokakarya Keprotokolan Apeksi

Aceh Subulussalam,sinarpagiindonesia.com –Dalam rangka mengoptimalkan kinerja serta kualitas pelayanan kepada pimpinan daerah, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kota Subulussalam turut berpartisipasi aktif dalam agenda Lokakarya Keprotokolan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). Jum’at 4/9/2026.

Kegiatan berskala nasional tersebut menjadi wadah strategis bagi jajaran aparatur pemerintah daerah untuk mengasah kompetensi, berbagi praktik terbaik (best practices), serta menyelaraskan standar operasional keprotokolan agar sesuai dengan dinamika maupun regulasi terbaru.

Kepala Bagian (Kabag) Prokopim Kota Subulussalam, Abdul Rahman, S.Pd., menegaskan bahwa keikutsertaan jajarannya dalam kegiatan ini merupakan langkah penting untuk memperkuat fondasi keprotokolan di lingkungan Pemko Subulussalam. Menurutnya, peran Prokopim sangat vital sebagai etalase utama dalam menjaga kelancaran dan kewibawaan agenda pemerintahan.

“Kehadiran kami di lokakarya APEKSI ini merupakan upaya konkret untuk menyerap ilmu-ilmu baru dan bertukar wawasan dengan perwakilan Prokopim dari berbagai kota di Indonesia. Tujuannya jelas, agar manajemen keprotokolan kita di Subulussalam semakin profesional, cekatan, dan selalu adaptif terhadap segala situasi,” ungkap Abdul Rahman, S.Pd.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Rahman juga memberikan masukan dan catatan evaluasi yang ditujukan kepada tuan rumah penyelenggara agenda APEKSI di tahun mendatang. Ia menekankan tiga poin krusial untuk memastikan kelancaran kegiatan.

“Pertama, kami menyarankan agar tuan rumah menempatkan petugas protokol, narahubung, atau Liaison Officer (LO) yang profesional, cakap berbicara, dan benar-benar memahami detail kegiatan. Informasi yang kurang jelas dan detail dari LO sering kali menjadi penyebab awal kacaunya agenda di lapangan,” tegasnya.

Kedua, ia menyoroti pentingnya mempertimbangkan faktor prakiraan cuaca dalam penentuan jadwal. “Deteksi dini keadaan cuaca sangat penting. Sebisa mungkin hindari pelaksanaan pada bulan-bulan yang rentan dengan cuaca buruk atau curah hujan tinggi,” tambah Abdul Rahman.

Terakhir, ia mengingatkan pentingnya rencana cadangan yang matang. “Walaupun cuaca diprediksi bagus, panitia wajib menyiapkan alternatif atau Plan B apabila cuaca tiba-tiba tidak bersahabat, berkaca dari kegiatan karnaval di Medan sebelumnya. Apabila kondisi memang tidak memungkinkan, jangan memaksakan kegiatan tersebut untuk dilanjutkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Abdul Rahman berharap agar seluruh materi, wawasan, serta pengalaman berharga yang didapatkan selama lokakarya ini dapat langsung diimplementasikan secara nyata oleh tim Prokopim Subulussalam dalam tugas keseharian.

Dengan adanya peningkatan kapasitas aparatur ini, ditargetkan setiap agenda resmi, penerimaan tamu daerah, hingga manajemen komunikasi pimpinan ke depannya dapat berjalan jauh lebih tertata, elegan, dan mampu memberikan dampak positif bagi citra Pemerintah Kota Subulussalam.

Sumber.ProkopimSubulussalam.
Pewarta (Saur jati padang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *