æ
Medan,sinarpagiindonesia.com – Pelayanan pajak kenderaan bermotor di Sistim Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) Medan Selatan (MEDSEL) JLN.SM.RAJA Km.5,5 pada Jum’at (18/09/26) sekira pukul 14.25 Wib,salah seorang pengurus pajak kenderaan bermotor hendak memasukan berkas di bagian arsip. Sebelumnya,berkas tersebut masuk di bagian ceking dan tidak ada kendala.Namun,sungguh Ironis,ketika berkas dimasukan ke bagian Arsip timbul masalah.
“Ironis nya LAGI,oknum di bagian Register seorang Pegawai Harian Lepas (PHL) DN memeriksa berkas yang di masukan dan sudah di masukan ke dalam catatan buku arsip namun,oknum benisial DN tersebut tidak mau memarap dengan alasan tidak masuk akal. Dan oknum PHL tersebut menyuruh pegawai Samsat berinisial SDI namun oknum tersebut juga tidak mau/menolak memarap berkas yang akan di masukan ke bagian loket fendaptaran.
Setelah terjadi perdebatan antara pengurus pajak dengan petugas Loket Arsip,petugas inisial DN meminta persetujuan oknum Polisi dalam hal ini Pamin 2 STNK IPDA Iqbal yang bertanggung jawab atas segala berkas yang masuk.
Memang sungguh sangat di sayangkan sikap petugas Loket bagian arsip yang menahan orang yang akan membayar pajak untuk Negara Dan sangat di sayangkan kelakuan oknum PHL yang di anggap over akting.Kalau pun ada oknum lain seperti Biro Jasa yang bermasalah,jangan di sama ratakan dengan pengurus lain.Itu bisa di katakan internal antara pengurus dengan petugas di Samsat.
Ketika Wartawan spi hendak mengkonfirmasikan tentang berita yang terjadi di ruangan Arsip kepada Pamin STNK 2 IPDA Iqbal ketika di hubungi melalui HP yang biasa di gunakan,tidak mengangkat dan di Way Shap/WA hingga kini belum di balas.
Begitu juga di bagian loket Fendaptaran oknum berinisial BS terlalu arogan yang mana seharusnya bukan wewenang nya terlalu di campuri.Seolah olah beliau yang punya wewenang padahal ada oknum Polisi yang bertugas di bagian Fendaptaran. (spi/bersambung)









