Home / Uncategorized / Dua Oknum Mengaku Dari Kelurahan Copot Spanduk PDI Sumut di Jalan Kejaksaan

Dua Oknum Mengaku Dari Kelurahan Copot Spanduk PDI Sumut di Jalan Kejaksaan

Medan,sinarpagiindonesia.com –Dua orang oknum yang mengaku dari kelurahan Petisah Tengah mencopot spanduk yang terpasang di jl Kejaksaan Medan, 29 Oktober 2026.

Pencopotan itu, menurutnya mereka berdasarkan perintah dari Poltabes yang diteruskan ke Polsek Medan Baru dan dilanjutkan ke kelurahaan sebutnya.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Demokrasi Indonesia Sumatera Utara Paulus Peringatan Gulo, SH, MH yang sedang berada tidak jauh dari lokasi spabduk yabg terpasang, sehingga cepat berada di lokasi, dengan tindakan tersebut ketua DPD PDI Sumut Paulus P Gulo, sangat keberatan, atas tindakan tersebut.
Dengan waktu singjat Paulus yang tiba dilokasi langsung menghalangi dan mencegah atas tindakan kedua oknum twrsebut, namun tidak ada perdebatan yang berarti. Paulus meminta agar tidak semena-mena untuk dalam tindakan, mereka memansang sebagai spanduk guna peringatan agar ketertiban dan berjalan serta tindakan kepoilisian terkhusus dari Kapoltabes Medan dalam peredaran narkoba sudah semakin darurat.
Isi spanduk yang terpampang adalah bertemakan agar “Stop Pencintraan” tulisan ini ditunjukan khusus kepada Kapoltbaes terang Paulus P Gulo sambil memperbaiki posisi spanduk yang nyaris dibuka oleh 2 oknum tersebut.
“Saya peringatkan jangan main buka-buka ya, ini saya yang pasang dan saya bertanggungjawab atas pemasangan spanduk ini”, teriak Paulus Gulo di depan spanduk yang terpasang.
Spanduk yang membut gerah Kapoltabes itu berisikan ktitikan tajam.
Aktivitas muda dan juga ketua advokat dari Peradan Sumbagut ini tidak terima jika kritik lewat spanduk dibuka begitu saja.
Selaku pimpinan organisasi di Sumut Paulus P Gulo meminta kepada semua pihak agar menghormati dan menghargai kritikan baik secara lisan msupun tulisan.
Dan saat ini berupa oyo kritik lewat spanduk tolong kami dihargai jelasnya.
Peristiwa yang berlangsung tidak begitu lama kedua belah pihak mampu menahan diri agar tidak terjadi benturan.
Sementara sejumlah pengurus dan kader Pemuda Demokrasi Indonesia yang berada di sekretariat belum menuju lokasi. Namun suasana sudah konduksif kembali.
Setelah kedua oknum yang belum diketahui identitasnya pegi begitu saja sambil bersalaman dengan ketua DOD Pemuda Demokrasi Indonesia Sumatera Utara Paulus Peringatan Gulo.
Namun kedua petugas itu tudak mengenalkan identitasnya, akan tetapi hanya mengaju darj kelurahaan dan berdasarkan perintah atasannya, sebutnya sambil meminta maaf sebelum beranjak dari lokasi kejadian. (spi/Rt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *