Home / Semua Berita / Daerah / Terungkap Penemuan Jenazah di Desa Tanah Bara,Keluarga Sudah Menerima Hasil Penanganan

Terungkap Penemuan Jenazah di Desa Tanah Bara,Keluarga Sudah Menerima Hasil Penanganan

Aceh Singkil,sinarpagiindonesia.com –Selasa, 7 Juli 2026 – Kronologi peristiwa yang bermula dari kabar penemuan warga tergeletak di Desa Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, kini telah terungkap jelas berdasarkan keterangan resmi kepolisian. Kapolres Aceh Singkil melalui Kapolsek Gunung Meriah, IPTU Mizan, S.E., menjelaskan rincian kejadian tersebut saat dikonfirmasi awak media Sinarpagiindonesia.

Berdasarkan keterangan yang diterima, peristiwa bermula sekitar pukul 11.30 WIB, ketika korban yang diketahui bernama Sandong hendak melakukan penarikan tunai di Agen BSI Link Toko Hafizah, yang terletak di jalur lintas umum Singkil–Subulussalam, Desa Tanah Bara.

Saat akan bertransaksi, ponsel korban tiba-tiba mati. Korban pun meminta izin kepada saksi bernama Herdawati untuk menumpang mengisi daya ponselnya. Sambil menunggu, korban mengeluh merasa pening dan meminta air minum. Setelah meminum air mineral yang disediakan saksi, korban kemudian meminta izin ke halaman belakang untuk buang air kecil, namun sejak saat itu ia tidak terlihat kembali.

Sekitar pukul 14.45 WIB, Herdawati melaporkan hal tersebut kepada saksi lain bernama Hasan Barus, karena korban belum muncul padahal sepeda motor dan ponselnya masih tertinggal di lokasi. Bersama dua warga lain yakni Firman dan Fawi, Hasan Barus kemudian memeriksa area halaman belakang dan mendapati korban sudah tergeletak tak sadarkan diri. Pihaknya segera menghubungi Kepala Desa untuk melaporkan kejadian tersebut.

Menanggapi laporan itu, sekitar pukul 15.00 WIB tim gabungan dari Sat Reskrim, Sat Intelkam, Tim Inafis Polres Aceh Singkil beserta jajaran Polsek Gunung Meriah segera tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara.

Setelah pengecekan di lokasi selesai sekitar pukul 16.10 WIB, korban langsung dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Aceh Singkil untuk mendapatkan penanganan medis sekaligus pemeriksaan dokter guna keperluan surat keterangan visum. Namun upaya penyelamatan nyawa tidak berhasil, korban dinyatakan meninggal dunia.

Sekitar pukul 17.00 WIB jenazah korban sudah diantar kembali ke rumah duka oleh pihak kepolisian. Pihak keluarga telah menerima jenazah dengan baik dan menyatakan tidak ada keberatan terkait seluruh proses penanganan kejadian ini.(spi/muji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *