Subulussalam,sinarpagiindonesia.com – Pemerintah Kota Subulussalam terus mempercepat penyerapan dana Tambahan Transfer ke Daerah (TKD) guna mendorong pemulihan infrastruktur dan ekonomi pascabencana. Dana yang disalurkan pemerintah pusat ini telah didistribusikan ke berbagai sektor prioritas pembangunan daerah.
Realisasi anggaran pemulihan terus berjalan melalui pelaksanaan pekerjaan fisik maupun penyaluran bantuan kepada masyarakat. Pemerintah daerah menargetkan penyerapan dana ini dapat meningkat secara signifikan menjelang berakhirnya tahun anggaran.
Sekretaris Daerah (Sekda) Subulussalam, Asrul Assani, menyampaikan optimisme terkait percepatan penyerapan dana tersebut. Ia memproyeksikan pencairan akan mengalami lonjakan pada bulan November mendatang.
“Penyerapan TKD terus berjalan, insyaAllah saya yakin di bulan November nanti serapan anggarannya bisa mencapai 50 hingga 70 persen,” ujar Asrul Assani, Kamis, 15 Oktober 2026.
Mengenai angka realisasi per akhir Oktober, Asrul mengaku belum memegang data rinci. Namun ia memastikan progres di lapangan berjalan positif, mengingat sebagian besar paket pekerjaan telah memasuki tahap kontrak.
“Angka pastinya belum dapat kami sampaikan, namun perkembangannya sudah terlihat nyata. Sebagaimana diketahui, sebagian besar pekerjaan sudah selesai dikontrakkan,” tambahnya.
Seluruh perkembangan pencairan dan kemajuan fisik dilaporkan secara berkala ke pemerintah pusat. Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Subulussalam menyampaikan laporan tersebut langsung kepada Kementerian Dalam Negeri.
“Laporan penyerapan anggaran TKD disampaikan langsung oleh BPKD ke Kemendagri, sesuai mekanisme yang berlaku,” jelas Sekda.
Berdasarkan data keuangan daerah, total alokasi TKD yang diterima Kota Subulussalam mencapai Rp119,93 miliar. Rinciannya, Rp85,61 miliar berasal dari Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 59/2026, serta tambahan Rp34,32 miliar melalui KMK Nomor 198/2026.
Anggaran sebesar itu dialokasikan untuk sektor-sektor strategis: pemulihan pertanian dan perkebunan, perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan, peningkatan fasilitas RSUD, pembangunan sarana pendidikan, serta penguatan syariat Islam di daerah ini.(spi/muji








